Wakili Jawa Barat, Putri Nur Muslimah Ubah Rasa Tak Siap Menjadi Gelar Nasional

Putri Nur Muslimah membawa Jawa Barat meraih gelar Winner Putri Duta Pelajar Remaja Indonesia 2026 untuk kategori SMA, SMK, dan MA sederajat. Hasil itu diraih pelajar asal Kota Cimahi setelah melewati seleksi, karantina nasional, dan penilaian bersama finalis dari berbagai provinsi.

Prestasi tersebut menonjol karena Putri sempat merasa belum siap mengikuti persaingan tingkat nasional. Ia pernah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri setelah menerima pengumuman karantina.

Rasa ragu itu muncul saat Putri membayangkan persaingan dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia. Namun, keluarga, sahabat, guru, dan pihak sekolah mendorongnya untuk tetap melanjutkan proses yang telah dimulai.

Dukungan turut diberikan Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, S.E., Kepala MA Nurul Falah Kota Cimahi Saepudin, S.Pd.I., dan keluarga besar sekolah. Putri kemudian berangkat ke Tangerang untuk mengikuti seluruh tahapan kompetisi.

Penilaian Menyeluruh bagi Finalis

Karantina nasional menjadi ruang pembinaan sekaligus evaluasi bagi para finalis. Peserta mendapat materi karakter, kepemimpinan, public speaking, dan wawasan kebangsaan.

Aspek penilaian juga mencakup kemampuan melakukan advokasi sosial, etika, penampilan, dan kualitas peserta secara keseluruhan. Pengalaman organisasi serta komunikasi menjadi salah satu modal Putri selama mengikuti tahapan tersebut.

TahapanTanggalLokasiAgenda Utama
Karantina nasional14–17 Juli 2026Apartemen Victoria Square, TangerangPembinaan dan penilaian
Grand Final16 Juli 2026Auditorium Abdulrahman SalehPengumuman pemenang

Nama Putri diumumkan sebagai pemenang kategori putri pada malam grand final. Siaran-berita.com menyebut kemenangan itu menjadi akhir dari perjalanan kompetisi yang sebelumnya disertai ketidakpastian atas kesiapan dirinya.

Bekal dari Aktivitas di Sekolah

Putri adalah pelajar berusia 17 tahun, lahir di Bandung pada 12 September 2008. Ia menempuh pendidikan di MA Nurul Falah Kota Cimahi dan aktif dalam kegiatan akademik, organisasi, sosial, seni, serta pengembangan komunikasi.

Ia pernah menjadi ketua organisasi sekolah, anggota Pramuka, relawan kegiatan sosial, MC, pembicara, dan penggiat dakwah. Pengalaman lainnya meliputi Ketua Putri Kontingen Kota Cimahi 2026, pendamping Manasik Haji 2024, serta pengajar mengaji di Madrasah Darussalam pada 2026.

Di bidang akademik, Putri memiliki catatan peringkat pertama secara berturut-turut dan Medali Emas Olimpiade Matematika Tingkat Nasional 2023. Ia juga pernah meraih Juara 1 Kaligrafi Tingkat Nasional 2025, Juara 1 Tahfiz Tingkat Nasional 2025, Juara 1 Pidato Bahasa Arab 2025, dan Juara 3 Jaipong sejak sekolah dasar.

Memohon Doa Sebelum Berangkat

Sebelum mengikuti karantina, Putri mendatangi rumah para guru Pondok Pesantren Salafiyah At-Taqwa untuk memohon doa restu. Ia juga berziarah kepada almarhum KH Irfan Qusyaeri sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri pesantren dan para guru yang membimbingnya.

Menjelang penentuan pemenang, Putri menghubungi kedua orang tuanya melalui telepon untuk meminta doa. Orang tua juga menjadi pihak pertama yang menerima kabar kemenangan setelah Putri dinyatakan meraih gelar Duta Pelajar Remaja Indonesia 2026.

Melalui mandat sebagai duta pelajar, Putri menaruh perhatian pada pendidikan berkualitas, kesehatan mental remaja, kepemimpinan generasi muda, lingkungan berkelanjutan, dan gerakan antiperundungan. Perjalanannya menjadi gambaran bahwa persiapan dan dukungan lingkungan dapat membantu pelajar bertahan ketika rasa takut muncul sebelum menghadapi kesempatan besar.

Baca Juga