Tarikan 0-40 Km/Jam 2,6 Detik, Ion Project Dynamo Usung Tenaga Hampir 15 Tenaga Kuda

Ion Project Dynamo menempatkan akselerasi sebagai daya tarik utamanya dengan catatan 0 hingga 40 km/jam dalam 2,6 detik. Motor listrik konsep ini memiliki tenaga maksimum 11 kW atau hampir 15 tenaga kuda.

Catatan tersebut menunjukkan karakter yang lebih berorientasi pada respons awal saat kendaraan mulai bergerak. Pendekatan ini membedakan Project Dynamo dari motor listrik yang semata-mata menonjolkan penghematan energi.

Kecepatan puncak yang disebutkan mencapai 105 km/jam, sedangkan jarak tempuhnya dapat mencapai 140 km. Perpaduan dua angka itu diarahkan bagi pengguna yang mempertimbangkan performa dan efisiensi dalam satu kendaraan.

AspekData Ion Project Dynamo
Tenaga maksimum11 kW atau hampir 15 tenaga kuda
Akselerasi0-40 km/jam dalam 2,6 detik
Kecepatan puncak105 km/jam
Jarak tempuhHingga 140 km

Basis Motor Flagship TVS

Project Dynamo dikembangkan dari basis TVS X, motor listrik flagship milik TVS Motor Company. TVS X sebelumnya telah diperkenalkan pada awal 2023.

Ion Mobility dan TVS Motor Company menggunakan basis tersebut untuk membangun konsep kendaraan berkarakter sporty. Pengembangannya turut mengarah pada kebutuhan berkendara modern melalui perangkat teknologi yang disematkan.

TVS Motor Company adalah produsen kendaraan roda dua dan roda tiga asal India. Keterlibatannya dalam proyek ini berkaitan pula dengan posisi TVS sebagai investor Ion Mobility.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pengalaman TVS dalam pengembangan kendaraan listrik. Sebelumnya, perusahaan ini juga pernah bekerja sama dengan BMW Motorrad dalam pengembangan platform baru serta teknologi motor listrik.

Panel Besar dan Pengaturan Berkendara

Dari sisi rancangan, Ion Project Dynamo menggunakan bentuk bodi yang sporty dengan panel instrumen berukuran besar. Panel itu disebut mampu menampilkan gambar tajam dan mendukung pengoperasian layar sentuh.

Motor konsep ini juga membawa fitur cruise control untuk membantu perjalanan dengan jarak lebih jauh. Fitur tersebut memungkinkan kecepatan dipertahankan tanpa pengendara harus terus menahan putaran gas.

Susunan tempat duduknya dibuat terpisah antara pengendara dan penumpang. Pengaturan ini memberi masing-masing posisi duduk bagian tersendiri pada jok depan dan belakang.

Fokus Ion Mobility tidak hanya mencakup pengembangan sepeda motor listrik. Perusahaan tersebut juga mengembangkan teknologi pendukung serta layanan untuk mempercepat peralihan dari kendaraan konvensional.

Pengembangan Ion di Indonesia

Project Dynamo dikaitkan dengan kebutuhan konsumen Indonesia yang mempertimbangkan daya jelajah dan efisiensi penggunaan energi. Konsep ini memperlihatkan arah pengembangan kendaraan listrik yang memadukan performa, teknologi berkendara, dan rancangan berani.

Sebelum membawa Project Dynamo, Ion Mobility pernah tampil di GIIAS 2023 melalui Ion M1-S. Model tersebut memperoleh penyegaran pada bagian eksterior.

Pilihan warna Ion M1-S yang diperkenalkan mencakup Spectre Black dan Midnight Purple. Kedua warna itu melengkapi Molten Grey dan Stratus White yang telah tersedia sebelumnya.

Pembaruan juga mencakup lampu LED belakang, lampu sein, dan spakbor belakang. Area duduk turut disesuaikan agar lebih nyaman untuk pengendara maupun penumpang.

Ion Mobility menambahkan custom latch pada area pengisian daya di bawah jok Ion M1-S. Komponen itu membantu menjaga kabin on-board charge tetap rapi dan memungkinkan jok tertutup sempurna saat pengisian daya berlangsung.

Baca Juga