Pengiriman bantuan Jawa Tengah untuk warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur melibatkan tim SAR, logistik, dan kesehatan. Sebanyak 16 personel lintas instansi diberangkatkan bersama ribuan paket bantuan untuk mendukung penanganan darurat.
Langkah ini membuat respons tahap pertama tidak hanya bertumpu pada pengiriman bahan pangan. Tim juga dipersiapkan untuk membantu kebutuhan layanan dan pengelolaan bantuan setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di NTT.
Tiga tugas dalam satu pengiriman
Personel berasal dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan PMI Jawa Tengah. Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan menjelaskan tim dibagi ke dalam tiga fungsi utama.
Fungsi Urban Search and Rescue atau SAR diarahkan untuk mendukung penanganan kondisi darurat. Fungsi lain mencakup logistik untuk mengelola bantuan dan kesehatan untuk mendukung layanan bagi warga terdampak.
| Fungsi Tim | Peran Utama | Jumlah Personel |
|---|---|---|
| SAR | Mendukung penanganan kondisi darurat | Bagian dari 16 personel |
| Logistik | Mengelola bantuan kemanusiaan | Bagian dari 16 personel |
| Kesehatan | Mendukung layanan warga terdampak | Bagian dari 16 personel |
Pembagian tersebut menggabungkan dukungan personel dengan bantuan kebutuhan dasar. Penanganan di lokasi diharapkan dapat berjalan lebih terarah melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT.
Ribuan paket kebutuhan papan
Pemprov Jawa Tengah mengirim 6.587 paket kebutuhan papan sebagai bagian terbesar dari muatan bantuan tahap pertama. Paket itu didukung perlengkapan hunian sementara seperti terpal, tenda gulung, tenda keluarga, dan dapur lapangan.
Perlengkapan keluarga yang dibawa meliputi matras, selimut, kasur lipat, sarung, handuk, daster, family kit, serta popok bayi dan dewasa. Lampu darurat juga disiapkan sebagai perlengkapan pendukung di masa tanggap darurat.
Untuk pangan, bantuan mencakup empat ton beras, makanan siap saji, biskuit, dan paket sembako. Obat-obatan, sabun cuci, sabun mandi, sampo, serta perlengkapan mandi melengkapi kebutuhan kesehatan dan kebersihan warga.
| Jenis Dukungan | Rincian Bantuan | Keterangan |
|---|---|---|
| Pangan | 4 ton beras dan bahan pangan lain | Kebutuhan konsumsi darurat |
| Papan | 6.587 paket dan perlengkapan tenda | Hunian sementara |
| Kesehatan | Obat-obatan dan perlengkapan kebersihan | Dukungan kebutuhan warga |
Koordinasi menjadi penentu penyaluran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau kendaraan pengangkut bantuan di Semarang pada Senin, 17 Agustus. Ia menyebut pemberangkatan itu sebagai pengiriman awal dukungan Jawa Tengah bagi masyarakat yang terdampak bencana di NTT.
Ahmad Luthfi meminta tim segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT. Tujuannya agar setiap bantuan yang dibawa dapat disalurkan menurut kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
“Setiap hari kita update kegiatannya agar bantuan itu betul-betul tepat sasaran,” kata Ahmad Luthfi. Pemantauan harian diperlukan untuk mengikuti perkembangan kegiatan distribusi bantuan tahap pertama.
Ia juga menekankan keselamatan personel karena perjalanan menuju NTT ditempuh melalui jalur darat dan laut. Para relawan diminta menjalankan amanah kemanusiaan dengan tanggung jawab, keikhlasan, dan pelayanan terbaik.
Bantuan lanjutan akan dikoordinasikan
Dukungan Pemprov Jawa Tengah disebut tidak berhenti pada tahap pertama. Ahmad Luthfi meminta sekretaris daerah dan wakil gubernur melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menyiapkan bantuan berikutnya.
Respons lanjutan akan disesuaikan dengan kebutuhan di daerah terdampak. Jateng Antara melaporkan distribusi awal dipantau melalui pembaruan kegiatan setiap hari agar bantuan tetap tepat sasaran.






