Obat Pereda Nyeri Tak Cukup Atasi RA, Peradangan Bisa Berujung Kerusakan Sendi

Obat penghilang nyeri dapat meredakan rasa tidak nyaman pada sendi, tetapi tidak otomatis menangani peradangan yang menjadi penyebab keluhan. Pada Rheumatoid Arthritis atau RA, peradangan yang terus berlangsung dapat merusak sendi dan dalam kondisi tertentu memicu kecacatan permanen.

Karena itu, nyeri yang menetap atau berulang tidak dianjurkan hanya ditangani dengan obat pereda nyeri. Diagnosis diperlukan agar terapi dapat disesuaikan dengan penyebab keluhan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR, FACR, menekankan bahwa tujuan terapi RA melampaui pengurangan rasa sakit. Pengendalian penyakit diperlukan untuk menjaga fungsi sendi dan membantu pasien tetap menjalani kegiatan harian.

“Jika nyeri terus berulang, jangan bergantung pada obat penghilang nyeri saja. Kita perlu mencari tahu diagnosisnya agar mendapatkan terapi yang sesuai,” ujar Sandra seperti dikutip Suara.com.

RA Berawal dari Peradangan Sendi

RA merupakan penyakit autoimun kronis yang memicu peradangan pada sendi. Gejalanya dapat tampak ringan pada fase awal sehingga pemeriksaan sering ditunda.

Penundaan dapat terjadi ketika keluhan dianggap hanya akibat lelah atau aktivitas yang berlebihan. Padahal, peradangan yang tidak terkendali dapat berkembang dan mengenai lebih banyak bagian tubuh.

Jari dan pergelangan tangan menjadi area yang kerap mengalami keluhan. RA juga dapat memengaruhi lutut, bahu, siku, hingga pergelangan kaki apabila peradangan berlanjut.

Hal yang DinilaiPerannya dalam Penilaian RA
Riwayat keluhanMembantu memahami pola nyeri dan kekakuan
Pemeriksaan fisikMenilai kondisi sendi dan pembengkakan
RFSalah satu pemeriksaan penunjang
ACPA atau anti-CCPPemeriksaan penunjang sesuai kebutuhan

Kaku Pagi Hari Menjadi Pola yang Perlu Dicermati

Kekakuan pada pagi hari merupakan salah satu keluhan yang sering muncul pada RA. Rasa kaku biasanya paling kuat ketika baru bangun, lalu dapat berkurang setelah tubuh mulai bergerak atau beraktivitas.

Pembengkakan jari dapat terlihat pada pagi hari dan membuat cincin terasa lebih sempit dari biasanya. Kondisi tersebut dapat perlahan membaik setelah mandi atau memulai kegiatan.

Nyeri pada beberapa sendi yang muncul bersama bengkak dan kekakuan pagi hari perlu diperiksakan. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu membedakan RA dari penyakit reumatik lain.

Sandra menjelaskan bahwa penyakit reumatik mencakup lebih dari 80 jenis penyakit. Osteoarthritis, gout, RA, dan lupus termasuk kondisi yang berada dalam kelompok tersebut.

Hasil Tes Tunggal Belum Menentukan Diagnosis

Diagnosis RA tidak dapat dipastikan hanya dari satu gejala maupun satu hasil laboratorium. Dokter perlu menggabungkan riwayat keluhan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan.

Pemeriksaan dapat mencakup Rheumatoid Factor atau RF, Anti-Citrullinated Protein Antibody atau ACPA yang dikenal juga sebagai anti-CCP, serta pencitraan bila dibutuhkan. Hasil RF negatif tidak otomatis menyingkirkan RA karena terdapat rheumatoid arthritis seronegatif.

“Nyeri sendi yang berkepanjangan sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai keluhan biasa. Kita perlu mengetahui penyebabnya karena setiap penyakit memiliki penanganan yang berbeda,” kata Sandra.

Waspadai Produk dengan Kandungan Tidak Jelas

Penggunaan obat tradisional perlu dilakukan secara hati-hati, terutama bila kandungan dan keamanannya tidak diketahui dengan jelas. Beberapa produk dapat mengandung kortikosteroid atau obat antiinflamasi tanpa informasi yang tercantum secara terang pada kemasannya.

Penggunaan produk semacam itu tidak menggantikan kebutuhan untuk mengetahui diagnosis keluhan sendi. Penilaian medis tetap diperlukan ketika nyeri terus kambuh atau tidak membaik.

Upaya pengobatan RA diarahkan untuk mengendalikan penyakit dan mencegah kerusakan sendi, bukan sekadar meredakan keluhan sesaat. Pemeriksaan sejak dini memberi kesempatan untuk menentukan penanganan yang sesuai sebelum gangguan fungsi sendi berkembang lebih jauh.

Baca Juga