Jangan Andalkan Es di Ketiak untuk Cemas, Ada Tanda yang Perlu Diperiksa

Kecemasan dan overthinking yang berlangsung selama beberapa minggu atau mengganggu aktivitas sehari-hari perlu mendapat bantuan ahli. Kompres es di ketiak mungkin memberi rasa tenang sesaat, tetapi tidak dapat menggantikan penanganan untuk penyebab kecemasan.

Gangguan tidur, pekerjaan yang menjadi kacau, dan serangan panik merupakan tanda yang patut diperiksa lebih lanjut. Dalam situasi tersebut, mengandalkan sensasi dingin saja berisiko membuat kebutuhan penanganan yang tepat terabaikan.

Kapan Perlu Berkonsultasi

Psikiater sekaligus dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, dr. Riati Sri Hartini, SpKJ, MSc, menyarankan seseorang menemui ahli bila keluhan cemas dan pikiran berlebihan terus berulang. Penanganan lebih dini dinilai memberikan hasil yang lebih baik daripada membiarkan keluhan berkembang.

Psikolog atau psikiater dapat memberikan bantuan sesuai kebutuhan individu. Penanganannya dapat mencakup psikoterapi CBT dan obat-obatan apabila memang diperlukan.

Langkah profesional diperlukan karena gangguan kecemasan tidak hanya berkaitan dengan rasa tegang yang muncul pada satu waktu. Kompres dingin tidak menyentuh faktor yang menyebabkan kecemasan mendasari keluhan tersebut.

Manfaat Dingin Hanya sebagai Bantuan Sesaat

Rasa dingin yang kuat dapat mengalihkan perhatian dari pikiran yang terus berputar kepada sensasi fisik yang sedang terjadi. Ketika seseorang sedang tegang atau panik, pengalihan ini dapat membuat tubuh terasa lebih terkendali untuk sementara.

Dr. Riati, seperti dikutip health.detik.com, menjelaskan bahwa sensasi dingin mendadak juga dapat membantu menurunkan respons stres. Efek itu terkait aktivasi saraf parasimpatis yang berperan pada respons relaksasi tubuh.

MekanismeEfek Sementara
Grounding melalui sensasi dinginMengalihkan fokus dari overthinking ke kondisi fisik saat ini
Aktivasi saraf parasimpatisMembantu menurunkan respons stres dan memicu relaksasi

Efek tersebut dapat menjelaskan mengapa sebagian orang merasa lebih tenang setelah memakai kompres es. Namun, belum ada bukti ilmiah yang cukup bahwa es di ketiak dapat menjadi terapi untuk mengatasi gangguan kecemasan.

Bahaya Es yang Menempel Langsung

Penggunaan es perlu dibatasi karena paparan suhu sangat dingin langsung pada kulit dapat memicu masalah. Risiko utamanya berupa iritasi hingga cold burn, yaitu cedera pada jaringan kulit akibat suhu yang terlalu dingin.

Rasa lega sesaat tidak seharusnya mendorong penggunaan es secara berlebihan atau berkepanjangan. Kewaspadaan semakin diperlukan bila kompres dingin dijadikan rutinitas setiap kali kecemasan berulang.

Dr. Riati menempatkan kompres dingin sebagai bentuk pertolongan pertama saat tubuh terasa sangat tegang. Cara ini dapat membantu melewati momen tertentu, tetapi bukan jalan untuk mengatasi sumber masalah secara menyeluruh.

Jangan Menunda Bantuan yang Sesuai

Overthinking dapat hadir sebagai pikiran yang sulit berhenti dan terus menguras perhatian. Bila dampaknya mulai terasa pada tidur, pekerjaan, atau munculnya serangan panik, pemeriksaan lebih lanjut menjadi penting.

“Efeknya hanya bersifat sementara, yaitu membantu menenangkan tubuh, bukan mengatasi penyebab kecemasan,” tegas dr. Riati. Karena itu, kompres es perlu digunakan secara terbatas dengan memperhatikan risiko pada kulit, sementara keluhan yang menetap perlu ditangani tenaga profesional.

Baca Juga