Negosiasi kepulangan Joao Cancelo ke Barcelona sempat menghadapi kendala setelah Al Hilal menaikkan permintaan tebusan. Nilai yang awalnya berada pada angka 10 juta euro disebut berubah menjadi 15 juta euro.
Meski proses pembicaraan berjalan rumit, Cancelo tetap menunjukkan keinginan kuat untuk kembali ke Catalunya. Bek Portugal itu rela memangkas sebagian gajinya dan dikabarkan bersedia memutus kontraknya dengan Al Hilal demi memuluskan transfer.
Nilai Tebusan Berubah dalam Pembicaraan
Barcelona dan Al Hilal telah menjalani pembicaraan selama beberapa bulan. Perubahan nilai tebusan menjadi salah satu faktor yang membuat kesepakatan belum segera tercapai.
| Tahapan | Nilai Tebusan |
|---|---|
| Permintaan pertama Al Hilal | 10 juta euro |
| Permintaan selanjutnya Al Hilal | 15 juta euro |
Di tengah perubahan tuntutan tersebut, Cancelo mengambil sikap yang mempertegas prioritasnya. Ia tidak ingin melewati satu musim dengan status tanpa kepastian bermain di klub sebelumnya.
Sang pemain menyampaikan pendiriannya dalam pembicaraan dengan Deco, Direktur Olahraga Barcelona. Cancelo menyebut Barcelona sebagai satu-satunya destinasi yang ingin dipilihnya.
“Saya bilang pada Deco: Saya harus memilih, datang ke sini, atau tinggal di sana selama setahun tanpa bermain sambil tetap menerima gaji,” kata Cancelo. Ia akhirnya memilih jalan untuk datang ke Barcelona meski harus mengorbankan sebagian aspek finansial.
Pengorbanan demi Klub Tujuan
Cancelo menegaskan kesediaannya melepas sebagian gaji demi bisa menandatangani kontrak dengan Barcelona. Keputusan itu menjadi penanda bahwa ia tidak menjadikan nilai kontrak sebagai pertimbangan utama.
“Saya rela melepaskan sebagian gaji saya, tetapi pilihan saya adalah menandatangani kontrak dengan Barcelona atau tidak sama sekali,” jelas Cancelo. Pernyataan tersebut juga menutup kemungkinan pilihan lain di luar klub asal Catalunya itu.
Keseriusan Cancelo terlihat dari persiapannya menjelang musim baru. Ia menyatakan telah berlatih keras selama sepekan penuh ketika berada dalam masa liburan.
“Saya berlatih keras selama seminggu penuh untuk Barcelona,” ujar pemain timnas Portugal tersebut. Persiapan itu dilakukan agar ia dapat memenuhi kebutuhan kebugaran saat bergabung dengan skuad.
Ketika tiba di bandara setempat pada pagi hari, Cancelo turut membicarakan peluang Barcelona musim ini. Mantan pemain Manchester City itu menilai tim yang akan dibelanya memiliki kekuatan besar.
“Kami memiliki tim yang sangat kuat musim ini! Akhirnya, saya berada di tempat yang saya inginkan,” ujar Cancelo, seperti dikutip Mundo Deportivo, Selasa (18/8/2026). Antusiasme itu muncul setelah beberapa tahun upayanya bermain di Barcelona selalu berkaitan dengan status pinjaman.
Pada periode sebelumnya, Cancelo sempat tampil impresif bersama Barcelona sebelum masa pinjamannya berakhir. Apabila transfer permanen terselesaikan, ia akan memiliki kesempatan menjalani peran yang lebih stabil sebagai bagian dari skuad klub tersebut.
Hambatan dalam negosiasi kini mulai menemukan jalan keluar melalui sikap tegas sang pemain. Barcelona pun berpeluang kembali mendapatkan Cancelo, yang sejak awal menempatkan kepulangannya sebagai prioritas utama.






