Kalori dalam matcha ube latte tidak hanya ditentukan oleh keberadaan ube atau matcha. Dokter spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menilai gula, susu kental manis, krimer, dan lemak tambahan menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Minuman ini tidak dilarang mutlak bagi orang sehat. Namun, konsumsi berlebihan dan anggapan bahwa minuman tersebut setara dengan umbi utuh perlu dihindari.
Matcha ube latte dapat menjadi bagian dari pilihan kuliner sesekali. Sajian itu tidak sebaiknya menggantikan makanan utama dalam pemenuhan kebutuhan makan sehari-hari.
Yang Mengubah Nilai Gizi Ada pada Racikan
Ube pada dasarnya bukan bahan yang bermasalah. Nilai gizi dapat berubah ketika ube diproses menjadi es krim, latte, atau dessert dengan campuran pemanis dan produk susu.
Dalam bentuk olahan, serat yang dikaitkan dengan ube dapat tidak lagi menjadi satu-satunya pertimbangan. Komposisi bahan tambahan dapat membuat kalori produk meningkat dan karakternya berbeda dari bahan asal.
“Nah kalau diolah jadi ice cream atau latte atau jenis dessert lain, sebenarnya ube-nya sendiri tidak masalah. Kalau sudah ditambahkan banyak gula, susu kental manis, krimer, atau lemak pasti kalorinya jadi lebih tinggi, nilai gizinya juga jadi beda,” ujar dr Yaze.
| Komponen | Perannya dalam Sajian | Catatan |
|---|---|---|
| Ube utuh | Bahan pangan berbentuk umbi | Disebut memiliki serat dan antioksidan |
| Gula dan susu kental manis | Penambah rasa manis | Dapat menaikkan kalori produk olahan |
| Krimer dan lemak | Penambah kekentalan atau rasa | Mengubah nilai gizi minuman atau dessert |
Jangan Menilai dari Nama Menu
Dr Yaze meminta masyarakat membedakan antara ube utuh dan dessert rasa ube. Kata ube pada produk tidak cukup untuk menjadi penanda bahwa makanan atau minuman itu sehat.
“Jadi jangan karena ada kata ‘ube’ terus dianggap produknya otomatis sehat. Ube dalam bentuk umbi pasti beda dengan dessert rasa ube,” kata dr Yaze.
Ube utuh disebut mengandung serat dan antioksidan. Sebaliknya, produk seperti latte, es krim, dan dessert dapat memakai ube dalam bentuk yang sudah diekstrak atau dicampurkan dengan berbagai bahan lain.
Karena itu, nilai gizi satu produk tidak dapat ditentukan hanya dari bahan yang ditonjolkan dalam namanya. Konsumen juga perlu melihat konteks pengolahan yang membentuk minuman atau makanan tersebut.
Warna Cerah Memunculkan Persepsi Alami
Perpaduan warna hijau dari matcha dan ungu dari ube menjadi daya tarik utama sajian ini di media sosial. Penampilan tersebut dapat mendorong persepsi bahwa minuman yang memakai bahan umbi-umbian selalu lebih sehat.
health.detik.com menyoroti bahwa persepsi alami sering muncul karena ube berasal dari kelompok umbi. Namun, produk akhir dapat memiliki kandungan berbeda setelah melewati proses pengolahan dan penambahan bahan.
Warna dalam gelas tidak menunjukkan jumlah gula, krimer, susu kental manis, atau lemak yang ikut diracik. Hal itu membuat tampilan visual tidak cukup untuk menjelaskan beban kalori sebuah minuman.
Pesan utamanya bukan menghindari ube maupun matcha ube latte sepenuhnya. Bagi orang sehat, minuman ini tetap dapat dinikmati sesekali dengan memperhatikan bahan tambahan dan kebiasaan konsumsi.






