Nama Oriens untuk Gobi Baru Banyuwangi, Penanda Kekayaan Laut di Sunrise of Java

Julukan Sunrise of Java kini menjadi inspirasi bagi nama satu spesies ikan yang baru dideskripsikan dari Banyuwangi. Tim Badan Riset dan Inovasi Nasional menamai ikan gobi udang itu Tomiyamichthys oriens.

Istilah oriens berasal dari bahasa Latin yang berarti timur atau matahari terbit. Nama tersebut dipilih untuk menautkan spesies baru itu dengan identitas Banyuwangi sebagai wilayah asal penemuannya.

Penamaan ini bukan sekadar penanda geografis. Temuan tersebut juga menunjukkan pesisir Banyuwangi menyimpan keragaman hayati laut yang belum seluruhnya tercatat secara ilmiah.

Bukti dari DNA dan Karakter Tubuh

BRIN menetapkan Tomiyamichthys oriens sebagai spesies baru melalui taksonomi integratif. Pendekatan itu memadukan pengamatan morfologi dengan analisis DNA.

Pemeriksaan fisik mencakup pola warna tubuh, bentuk sirip, dan susunan sisik ikan. Data genetik kemudian digunakan untuk mengonfirmasi perbedaannya dengan spesies yang paling dekat.

Kunto Wibowo, peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, menyebut hasil kedua metode memberikan bukti yang saling menguatkan. “Hasilnya menunjukkan T. oriens memiliki karakter yang konsisten dan berbeda dari spesies terdekatnya sehingga layak ditetapkan sebagai spesies baru,” kata Kunto dalam keterangan resmi BRIN.

Hasil kajian itu telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional ZooKeys Volume 1283. Judul publikasinya adalah Tomiyamichthys oriens, a new species of shrimpgoby (Teleostei, Gobiidae) from the coast of Banyuwangi, East Java, Indonesia.

Penghuni Perairan Dangkal

Spesies ini sejauh ini diketahui berasal dari pesisir Banyuwangi dengan substrat dasar berpasir. Nelayan setempat memberikan informasi bahwa ikan tersebut ditemukan di perairan dangkal.

Kelompok gobi udang merupakan ikan kecil yang lazim menempati dasar laut berpasir atau berlumpur. Banyak anggotanya hidup berdampingan dengan udang pistol dari famili Alpheidae.

Udang pistol menggali liang yang berfungsi sebagai tempat berlindung dan tempat tinggal bersama. Ikan gobi menjalankan peran pengawas dengan memberi sinyal apabila predator berada di sekitar habitatnya.

Belum ada kepastian mengenai hubungan T. oriens dengan udang pasangannya. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui apakah spesies ini menjalani pola hubungan ekologis yang sama.

Catatan Baru untuk Laut Indonesia

Penemuan ini menambah daftar ikan yang telah dideskripsikan dari perairan Indonesia. Kehadirannya di wilayah pesisir menegaskan bahwa habitat yang dekat dengan aktivitas manusia tetap penting bagi penelitian biodiversitas.

Banyuwangi kini tidak hanya dikenang melalui julukan yang merujuk pada matahari terbit. Dasar berpasir di pesisirnya juga tercatat sebagai habitat spesies ikan gobi yang sebelumnya belum dikenal dalam deskripsi ilmiah.

Riset berikutnya dapat memperdalam pemahaman mengenai cara hidup spesies tersebut di alam. Informasi tentang ekologi dan keterkaitannya dengan organisme lain masih menjadi bagian yang perlu diungkap.

Baca Juga