Sebuah pot keramik yang sebagian besar telah hancur ternyata menyimpan lebih dari 2.150 koin perak abad pertengahan di Kutnohorsk, Republik Ceko. Wadah itu ditemukan pada 2024 oleh seorang perempuan yang sedang berjalan santai di kawasan tersebut.
Meski bentuk potnya sudah rusak berat, koin-koin di dalamnya tetap bertahan sebagai satu gumpalan padat. Simpanan ini diperkirakan telah terkubur selama sekitar 900 tahun dan kini ditangani oleh Czech Museum of Silver di Kutná Hora bersama lembaga terkait.
Para ahli menyebut koleksi itu sebagai salah satu temuan paling penting dalam sekitar sepuluh tahun terakhir di wilayah tersebut. Penanganannya membutuhkan proses bertahap karena setiap keping masih melekat dan perlu dipisahkan dengan hati-hati.
Pembersihan Menentukan Nilai Penelitian
Staf museum pada 2024 dijadwalkan mendata, membersihkan, dan mengawetkan seluruh bagian koleksi. Tahap konservasi diperlukan untuk menjaga kondisi koin sekaligus memungkinkan pembacaan lebih rinci terhadap bentuk dan materialnya.
Setiap keping dibuat dari campuran perak, tembaga, timbal, serta jejak logam lain. Komposisi tersebut dapat membantu peneliti menelusuri kemungkinan sumber bahan perak yang dipakai untuk mencetak mata uang itu.
Hingga laporan terakhir, belum ada hasil pemeriksaan lanjutan yang dipublikasikan mengenai asal perak koleksi tersebut. Harta itu sebelumnya diperkirakan dapat dipamerkan paling cepat pada musim panas 2025, tetapi jadwal pameran khusus belum diumumkan.
Denarii yang Beredar pada Masa Premysl
Koin yang ditemukan dikenal sebagai denarii, mata uang perak yang digunakan pada abad pertengahan. Analisis awal menempatkan koleksi ini dalam kemungkinan rentang 1085 hingga 1107.
Rentang itu dikaitkan dengan masa tiga penguasa dari Dinasti Premysl. Namun, peneliti masih berhati-hati dan menyebut kemungkinan terbesar bahwa koin-koin tersebut dicetak di Praha.
| Nama Penguasa | Kedudukan | Status Kaitan dengan Koleksi |
|---|---|---|
| Vratislav II | Raja | Dikaitkan dalam analisis awal |
| Bretislav II | Pangeran | Dikaitkan dalam analisis awal |
| Borivoje II | Pangeran | Dikaitkan dalam analisis awal |
Keterkaitan dengan tiga penguasa tersebut belum menjadi penetapan akhir mengenai asal tiap keping. Proses identifikasi masih penting untuk memahami masa peredaran dan latar pembuatannya secara lebih presisi.
Terkubur Saat Situasi Politik Tidak Stabil
Simpanan itu kemungkinan dikuburkan pada kuartal pertama abad ke-12, ketika perebutan kekuasaan berlangsung di Kepangeranan Praha. Anggota Dinasti Premysl pada masa itu terlibat perselisihan internal untuk memperebutkan takhta.
Kutnohorsk merupakan salah satu daerah yang kerap dilalui pasukan dari para pangeran yang bersaing. Situasi tersebut membuat ahli mempertimbangkan kemungkinan bahwa koleksi itu merupakan upah prajurit atau hasil rampasan perang.
Belum ada kepastian mengenai alasan simpanan itu ditinggalkan atau siapa pemiliknya. Namun, kebiasaan menyimpan uang di dalam wadah keramik menunjukkan upaya untuk melindungi kekayaan saat kondisi tidak aman.
Filip Velímský menilai pemiliknya hampir pasti memiliki kekayaan jauh di atas rata-rata keluarga biasa. Ia menyebut jumlah itu sangat besar dan tidak terbayangkan bagi masyarakat awam pada masa pergantian abad ke-11 dan ke-12.
Penemuan ini bernilai penting karena menyatukan bukti tentang uang, kekuasaan, dan konflik dalam satu lokasi. Ribuan koin yang gagal diambil kembali oleh pemiliknya kini dapat membantu menjelaskan dinamika ekonomi serta pergerakan pasukan di era Premysl.






