Nuansa “Tropical Summer” menjadi lebih dari sekadar dekorasi dalam LASCAR 2026 di SMP Labschool Cibubur. Di balik penampilan yang ceria, lebih dari 500 siswa menjalani proses belajar mengelola sebuah kegiatan besar.
Mereka tampil dalam musik, tari, vokal, drama, dan beragam pertunjukan kreatif. Pada saat yang sama, siswa juga terlibat mengurus kepanitiaan, membawakan acara, serta mendukung kebutuhan di belakang panggung.
Labschool Carnival 2026 digelar di Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (25/7/2026). Ribuan siswa, orangtua, guru, tenaga kependidikan, alumnus, dan tamu undangan menyaksikan rangkaian penampilan dalam kegiatan itu.
Proses Panjang sebelum Pertunjukan
Sebuah acara dengan keterlibatan ratusan siswa membutuhkan pembagian peran dan koordinasi yang teratur. Proses tersebut mendorong peserta untuk mengatur waktu, menyampaikan pendapat, serta mencari keputusan bersama.
Ketua Panitia Siswa LASCAR 2026 Alluna Adila Almashyra menyampaikan bahwa kegiatan ini memberi pengalaman yang berkesan bagi para siswa. Ia menyebut mereka belajar menyatukan ide, mengatasi tantangan, membagi tugas, dan saling menguatkan agar acara berjalan baik.
Panggung menjadi hasil akhir dari persiapan yang menuntut keberanian sekaligus kekompakan antarpeserta. Kegiatan ini juga memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
| Bagian Kegiatan | Bentuk Keterlibatan |
|---|---|
| Seni pertunjukan | Musik, tari, vokal, drama, dan pertunjukan kreatif |
| Pelaksanaan acara | Panitia, pembawa acara, dan tim pendukung |
| Pendampingan | Guru, tenaga kependidikan, orangtua, OSIS/MPK SAVRA, dan Prajaska |
| Dukungan keluarga | Gagasan, pendampingan, serta bantuan kebutuhan acara |
Pendidikan Tidak Berhenti di Ruang Kelas
Kepala SMP Labschool Cibubur Mokhamad Taufiq menyatakan LASCAR disusun sebagai bagian dari proses pendidikan, bukan semata agenda hiburan. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan kemampuan akademik dan nonakademik peserta didik.
“LASCAR bukan sekadar panggung pertunjukan, melainkan panggung pembelajaran bagi para siswa,” kata Taufiq dalam siaran pers. Ia menilai keterlibatan dalam acara ini dapat membentuk kepemimpinan, disiplin, kreativitas, komunikasi, kerja sama, keberanian, dan tanggung jawab.
Ketua Umum OSIS SMP Labschool Cibubur Raihana Salsabila Herlambang juga memandang acara itu sebagai sarana pembelajaran organisasi. Menurutnya, siswa belajar menyusun program, membangun komunikasi, mengatur waktu, mengambil keputusan, dan menjalankan kewajiban masing-masing.
Pengalaman seperti itu memberi siswa ruang untuk menghadapi dinamika kerja tim secara nyata. Mereka tidak hanya mempersiapkan pertunjukan, tetapi juga belajar menjaga komitmen terhadap tugas bersama.
Keluarga Turut Menopang Kreativitas
Kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orangtua menjadi bagian penting dari pelaksanaan LASCAR 2026. Orangtua turut memberi dukungan serta pendampingan, tanpa menghilangkan kesempatan siswa untuk mandiri dalam menjalankan tugasnya.
Ketua Panitia Orang Tua LASCAR 2026 Dini Salamah mengapresiasi semangat dan tanggung jawab yang ditunjukkan siswa. Ia menilai peran keluarga adalah mendukung serta membuka ruang bagi anak untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian.
Ketua POMG SMP Labschool Cibubur Rizka Siswaningrum menegaskan bahwa pendidikan membutuhkan pengalaman di luar pembelajaran kelas. Interaksi sosial, kerja tim, penyampaian gagasan, dan pengelolaan tanggung jawab menjadi bagian dari proses perkembangan anak.
LASCAR 2026 memperlihatkan bagaimana pertunjukan seni dapat menjadi medium pembelajaran karakter yang melibatkan banyak pihak. Kegiatan tersebut menempatkan kreativitas siswa dalam dukungan sekolah dan keluarga yang berjalan bersama.






