Peluang mengenal beasiswa dan program pendidikan Thailand dibuka bagi pelajar Indonesia melalui pertemuan dengan 15 perguruan tinggi di Jakarta. Kegiatan tersebut memberi calon mahasiswa kesempatan melihat pilihan institusi dari bidang perhotelan hingga teknologi.
Business Delegation for Education Services in Indonesia 2026 diselenggarakan pada 18-20 Agustus 2026 di Hotel The Westin Jakarta. Para peserta dapat menjajaki program studi serta peluang beasiswa yang dibawa oleh masing-masing kampus.
Pilihan studi tidak terbatas pada satu bidang
Kampus-kampus peserta menawarkan latar keilmuan yang beragam, termasuk bisnis dan manajemen, seni dan humaniora, pendidikan, teknik, serta ilmu kesehatan. Keragaman itu penting bagi pelajar yang ingin menyesuaikan pilihan kampus dengan minat akademiknya.
Daftar delegasi juga mencakup institusi dengan fokus pada manajemen perhotelan, bisnis, teknologi, dan pendidikan internasional. Kehadiran mereka memperlihatkan luasnya opsi pendidikan tinggi bagi pelajar yang mempertimbangkan Thailand sebagai tujuan studi.
| No. | Perguruan Tinggi Peserta |
|---|---|
| 1 | Asian Institute of Hospitality Management (AIHM) |
| 2 | Asia-Pacific International University |
| 3 | Bangkok University (BU) |
| 4 | Dhurakij Pundit University (DPU) |
| 5 | Hatyai University |
| 6 | King Mongkut’s University of Technology North Bangkok (KMUTNB) |
| 7 | King Mongkut’s University of Technology Thonburi (KMUTT) |
| 8 | Mahanakorn University of Technology |
| 9 | North Bangkok University |
| 10 | North-Chiang Mai University |
| 11 | Prince of Songkla University (PSU) |
| 12 | Siam Business Administration Technological College (SBAC) |
| 13 | Siam University |
| 14 | Southeast Bangkok University (SBU) |
| 15 | University of the Thai Chamber of Commerce (UTCC) |
Kerja sama pendidikan terus diperkuat
Forum pendidikan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Indonesia dan Thailand yang sebelumnya diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman. Pertemuan dengan perwakilan institusi memberi akses awal bagi calon mahasiswa untuk memahami pilihan yang tersedia.
Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia, H.E. Mr Prapan Disyatat, mengatakan pendidikan tinggi merupakan jalur penting dalam hubungan bilateral. Ia menyambut perwakilan 15 lembaga pendidikan Thailand yang bergabung dalam kegiatan di Jakarta.
“Thailand dan Indonesia telah menikmati hubungan yang erat dan telah berlangsung lama,” kata Prapan dalam pernyataannya. Ia menyebut hubungan tersebut tercermin melalui mobilitas pelajar kedua negara pada berbagai tingkat pendidikan.
Mobilitas mahasiswa dua negara
Lebih dari 800 pelajar Thailand belajar di Indonesia, mulai dari jenjang sekolah menengah pertama hingga doktoral. Menurut Prapan, sebagian besar dari mereka sedang menempuh pendidikan sarjana.
Sebaliknya, lebih dari 1.000 pelajar Indonesia sedang menuntut ilmu di Thailand. Data Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia yang dikutip Detikcom mencatat jumlah mahasiswa Indonesia di Thailand mencapai 1.155 orang.
Thailand juga mengembangkan sektor pendidikannya sebagai salah satu pusat pendidikan regional di Asia Tenggara. Sekitar 50.000 mahasiswa internasional tercatat belajar di lembaga pendidikan tinggi Thailand dalam setahun terakhir.
Konteks tersebut membuat pameran pendidikan di Jakarta relevan bagi pelajar yang ingin membandingkan kampus dan peluang pembiayaan studi. Setiap institusi peserta membawa pilihan yang dapat dipertimbangkan sesuai bidang studi yang diminati.






