Spektrum 700 MHz Disiapkan Indosat, Sinyal Dalam Gedung dan 5G Jadi Fokus

Indosat Ooredoo Hutchison menempatkan spektrum 700 MHz sebagai bagian penting dalam rencana memperbaiki sinyal di dalam gedung sekaligus memperluas layanan 5G. Pita frekuensi ini dinilai memiliki jangkauan luas dan kemampuan penetrasi yang lebih baik ke bangunan dibandingkan frekuensi lebih tinggi.

Fokus tersebut menyasar dua persoalan yang masih dihadapi pengguna telekomunikasi, yakni koneksi yang melemah di ruang tertutup dan layanan yang belum merata di wilayah terpencil. Indosat berencana mengoptimalkan spektrum itu secara bertahap untuk area dengan kebutuhan sinyal dalam ruangan tinggi serta daerah yang belum memperoleh konektivitas andal.

Karakter 700 MHz membuat operator berpeluang menjangkau wilayah lebih besar dengan jumlah base station yang lebih sedikit. Kondisi ini dapat mendukung efisiensi pembangunan jaringan, terutama ketika perluasan cakupan dilakukan di area yang lebih luas.

Efisiensi tersebut tidak berarti kualitas jaringan akan meningkat hanya karena operator memiliki frekuensi baru. Hasil akhirnya tetap bergantung pada kemampuan membangun infrastruktur, mengoperasikan jaringan, dan memanfaatkan spektrum secara efektif.

Menutup Kesenjangan Sinyal

Wilayah dengan akses jaringan terbatas masih berisiko mengalami ketimpangan kualitas layanan dibandingkan pusat kota. Keterbatasan jangkauan juga dapat memunculkan area tanpa sinyal atau blank spot, termasuk pada lokasi di dalam bangunan.

Dengan sifat propagasi yang lebih jauh, pita 700 MHz kerap disebut sebagai pita emas dalam industri telekomunikasi. Spektrum ini dipandang relevan untuk memperluas layanan tanpa menjadikan pembangunan jaringan semata-mata terkonsentrasi di kawasan perkotaan.

Indosat menilai penguatan portofolio frekuensi diperlukan agar pengembangan 5G dapat menjangkau lebih banyak lokasi. Pita 700 MHz akan melengkapi spektrum yang telah dimiliki perusahaan untuk peningkatan mutu layanan dan cakupan jaringan.

Director & Chief Legal Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Resky Damayanti, mengatakan pemanfaatan spektrum harus dibarengi pembangunan jaringan berkualitas dan inovasi layanan. Ia menekankan bahwa nilai perolehan frekuensi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan operator.

“Bagi Indosat, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh nilai perolehan spektrum, tetapi juga oleh kemampuan mengoptimalisasi spektrum tersebut melalui pembangunan jaringan yang berkualitas, pemanfaatan yang efisiensi, inovasi layanan, serta pengalaman terbaik bagi pelanggan,” kata Resky dalam keterangannya pada Jumat, 24 Juli 2026.

Dorongan bagi Aktivitas Digital

Koneksi yang lebih stabil semakin dibutuhkan ketika kegiatan usaha banyak menggunakan layanan berbasis cloud dan teknologi real-time. Perbaikan jaringan berpotensi membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang memerlukan akses internet andal dalam aktivitas hariannya.

Manfaat yang diharapkan bukan hanya jangkauan yang lebih luas, tetapi juga pengalaman pelanggan yang lebih stabil dan kompetitif. Penguatan layanan di dalam bangunan dapat menjadi faktor penting karena kualitas sinyal di lokasi tersebut masih menjadi keluhan pada sejumlah area.

Rencana optimalisasi 700 MHz mengemuka setelah seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital. Bagi industri, ketersediaan alokasi spektrum dipandang penting untuk mendukung pengembangan teknologi generasi kelima secara lebih merata.

Resky menyebut transparansi dalam proses seleksi dapat menjadi katalis bagi percepatan transformasi digital Indonesia. Menurutnya, perhatian industri perlu bergeser dari sekadar penguasaan aset menuju efisiensi teknologi dan inovasi layanan.

Indosat juga memandang mekanisme lelang elektronik yang adil dapat mendorong persaingan telekomunikasi yang lebih sehat. Persaingan tersebut pada akhirnya akan ditentukan oleh mutu pembangunan jaringan, efisiensi penggunaan spektrum, dan relevansi layanan bagi pengguna di kota maupun wilayah terpencil.

Baca Juga