Di tengah kemarau dan pengaruh El Nino yang membatasi pasokan hujan di banyak wilayah, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat justru berpotensi mengalami hujan pada Selasa (18/8). Perbedaan kondisi ini menunjukkan cuaca tidak berlangsung seragam di seluruh Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga meminta kewaspadaan terhadap angin kencang di lima wilayah lain. Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara masuk dalam daerah yang perlu mencermati perubahan cuaca.
Peta Peringatan Cuaca
Potensi hujan dan angin kencang berada pada wilayah yang berbeda sehingga masyarakat perlu mengikuti prakiraan sesuai lokasi masing-masing. Hujan di sejumlah daerah Sumatra tidak berarti kondisi basah telah merata di Indonesia.
| Wilayah | Potensi Cuaca |
|---|---|
| Aceh | Hujan |
| Sumatra Utara | Hujan |
| Sumatra Barat | Hujan |
| Maluku | Angin kencang |
| Maluku Utara | Angin kencang |
| Nusa Tenggara Timur | Angin kencang |
| Sulawesi Selatan | Angin kencang |
| Sulawesi Utara | Angin kencang |
3 Wilayah Berpotensi Hujan
1. Aceh
Aceh menjadi salah satu wilayah yang diprakirakan berpotensi menerima hujan pada Selasa (18/8). Warga dapat memperhatikan perubahan kondisi langit sepanjang aktivitas harian berlangsung.
2. Sumatra Utara
Sumatra Utara juga tercatat dalam daftar wilayah dengan potensi hujan. Aktivitas atmosfer di kawasan ini dapat mendukung pembentukan awan konvektif.
3. Sumatra Barat
Sumatra Barat melengkapi wilayah yang berpeluang diguyur hujan. Potensi tersebut muncul saat ketersediaan hujan secara umum masih terbatas di banyak daerah.
5 Wilayah dengan Potensi Angin Kencang
1. Maluku
Maluku perlu mewaspadai kemungkinan angin kencang, terutama ketika beraktivitas di area terbuka. Kondisi tersebut berbeda dari potensi hujan yang diprakirakan di sejumlah wilayah Sumatra.
2. Maluku Utara
Maluku Utara turut masuk dalam peringatan angin kencang BMKG. Masyarakat dapat memantau pembaruan informasi cuaca dari lembaga tersebut.
3. Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur menjadi wilayah berikutnya yang berpotensi mengalami angin kencang. Perubahan cuaca selama periode prakiraan perlu menjadi perhatian warga setempat.
4. Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan juga tercantum dalam daftar daerah dengan potensi angin kencang. Peringatan ini berkaitan dengan dinamika atmosfer yang berlangsung di sejumlah kawasan Indonesia.
5. Sulawesi Utara
Sulawesi Utara melengkapi lima daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap angin kencang. Pemantauan kondisi cuaca penting dilakukan karena risiko tiap wilayah tidak sama.
Pengaruh MJO dan Gelombang Atmosfer
BMKG memprakirakan aktivitas Madden-Julian Oscillation atau MJO dalam sepekan ke depan berada di sebagian besar Sumatra, Kalimantan bagian barat dan utara, serta Papua bagian barat dan utara. Aktivitas ini dapat membantu mendukung pembentukan awan pada wilayah tertentu.
Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sebagian besar Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan. Sementara Gelombang Rossby Ekuatorial berpotensi berpropagasi di sebagian Kalimantan bagian utara dan timur.
BMKG menyatakan, “Aktivitas gelombang tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, terutama pada wilayah yang didukung oleh konvergensi angin, kelembaban, dan labilitas atmosfer lokal.” Faktor lokal itu menyebabkan peluang hujan maupun angin kencang dapat berbeda antarwilayah.
Menurut BMKG, curah hujan pada Dasarian II Agustus hingga Dasarian I September diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah. Ketersediaan hujan yang terbatas dalam beberapa dasarian ke depan tetap menjadi konteks utama di tengah munculnya potensi hujan di tiga wilayah tersebut.






