Rodrigo Mendoza menjawab persaingan ketat di Atletico Madrid dengan gol perdananya saat menghadapi Marseille. Pemain 21 tahun itu sebelumnya sempat tidak masuk dalam dua tim utama pada sesi latihan.
Kesempatan tampil sebagai pemain pengganti langsung dimanfaatkannya secara cepat. Mendoza mencetak gol penyeimbang hanya tiga menit setelah masuk, sehingga laga uji coba pramusim itu berakhir imbang.
Gol ke gawang Marseille berawal saat Lookman merebut bola dari Balerdi. Umpan berikutnya dari Lookman diselesaikan Mendoza untuk memberi respons yang dibutuhkan Atletico.
Momen tersebut penting karena Mendoza masih memperjuangkan ruang di lini tengah tim. Persaingan internal yang ketat membuat setiap menit bermain memiliki arti besar bagi pemain yang direkrut dari Elche itu.
Fleksibilitas Menjadi Modal
Mendoza tidak hanya menawarkan satu peran dalam skuad. Ia dapat dimainkan sebagai penyerang kedua ataupun gelandang bertahan, tergantung keputusan pelatih.
"Di mana pun pelatih menempatkan saya, saya merasa nyaman, saya beradaptasi dengan baik di posisi mana pun," kata Mendoza. Kemampuan tersebut memberinya peluang untuk tetap relevan di tengah kebutuhan taktik yang berubah.
Atletico mendatangkan Mendoza dari Elche dengan nilai 16 juta euro. Sebelum pertandingan melawan Marseille, ia telah tampil dalam 10 laga resmi bersama klub.
| Rincian | Catatan |
|---|---|
| Klub asal | Elche |
| Nilai perekrutan | 16 juta euro |
| Penampilan resmi sebelum laga Marseille | 10 pertandingan |
| Posisi yang pernah dimainkan | Penyerang kedua dan gelandang bertahan |
Gol yang Disertai Permainan Efektif
Kontribusi Mendoza dalam laga tersebut tidak berhenti pada gol penyeimbang. Ia mencatat 25 aksi dengan tingkat akurasi umpan mencapai 91 persen.
Data itu menggambarkan keterlibatannya dalam permainan Atletico setelah masuk dari bangku cadangan. Efektivitasnya membantu tim mempertahankan hasil imbang dalam laga pemanasan tersebut.
Mendoza mengaku senang karena gol itu merupakan gol pertamanya bersama Atletico. Namun, ia menegaskan target utamanya adalah membantu tim mendapatkan hasil terbaik.
"Dalam hal personal, saya sangat senang dengan gol pertama saya. Niat saya adalah membantu tim meraih kemenangan," ujar Mendoza.
Ia juga menilai laga melawan Marseille memberi dorongan yang berarti menjelang kompetisi liga. Atletico dijadwalkan memulai LaLiga pada hari Rabu dengan menghadapi Malaga.
Menurut Mendoza, tim meninggalkan pertandingan uji coba itu dengan kesan yang baik dan tambahan kepercayaan diri. Hasil akhirnya tetap imbang, meski ia beberapa kali menggunakan istilah kemenangan untuk menggambarkan dorongan mental tim.
Pemain muda itu belum menganggap gol perdananya sebagai akhir dari perjuangan. Ia menekankan pentingnya menjaga kerja keras dan memaksimalkan peluang yang muncul.
"Tantangan saya jelas, yaitu melanjutkan apa yang sedang saya lakukan, terus bekerja keras, dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada," ujar Mendoza. Gol melawan Marseille kini menjadi pijakan bagi usahanya meraih peran lebih besar di Atletico.






