Dua gol Teerasak Poeiphimai pada leg pertama memberi Thailand keunggulan penting sebelum menjamu Singapura di semifinal Piala AFF 2026. Kemenangan 3-1 membuat Gajah Perang memasuki laga di Rajamangala dengan tekanan yang lebih ringan.
Penyerang Thailand berusia 23 tahun itu menjadi pembeda dalam pertemuan sebelumnya. Ketajamannya membuat Singapura harus memberi perhatian besar terhadap ancaman lini depan tuan rumah.
Thailand akan menjamu Singapura di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri menambah keuntungan bagi tim asuhan Anthony Hudson.
Informasi Pertandingan
| Pertandingan | Hari/Tanggal | Waktu | Siaran |
|---|---|---|---|
| Thailand vs Singapura | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21.00 WIB | RCTI |
Laga leg kedua akan dimulai pukul 21.00 WIB. RCTI menayangkan langsung pertandingan yang menentukan satu tempat di partai puncak tersebut.
Keunggulan 3-1 membuat Thailand memiliki modal yang kuat untuk mempertahankan jalan menuju final. Meski berada di posisi nyaman, mereka tetap perlu mengantisipasi keberanian Singapura dalam menguasai bola.
Singapura Membawa Beban Ketertinggalan
Singapura datang ke Bangkok setelah menelan kekalahan di kandang sendiri pada leg pertama. Menurut CNN Indonesia, The Lions harus mengejar defisit tiga gol apabila ingin lolos langsung ke final.
Situasi itu menuntut Singapura tampil lebih efektif sejak peluit awal. Mereka tidak cukup hanya menguasai bola, melainkan harus mampu menciptakan dan menyelesaikan peluang dengan lebih baik.
Tim asuhan Gavin Lee sempat menunjukkan perlawanan pada pertandingan pertama. Hariss Harun dan rekan-rekannya berani membangun serangan dari lini belakang dengan umpan pendek dari kaki ke kaki.
Pendekatan tersebut dipakai untuk mencari celah di pertahanan Thailand. Namun, lapisan pertahanan Gajah Perang sulit ditembus sehingga penguasaan bola Singapura belum menghasilkan dampak yang cukup besar.
Momen yang Tidak Dimaksimalkan
Singapura sebenarnya mendapat kesempatan penting ketika skor masih 0-2 pada babak pertama. Shawal Anuar maju sebagai eksekutor penalti dengan peluang untuk memperkecil ketertinggalan.
Eksekusi tersebut gagal berbuah gol. Kegagalan itu membuat Singapura kehilangan momentum untuk memberi tekanan lebih jauh kepada Thailand.
Leg kedua menjadi kesempatan bagi Singapura untuk memperbaiki efektivitas serangan mereka. Ketelitian di depan gawang akan sangat menentukan, terutama karena Thailand telah memperlihatkan kemampuan menghukum peluang lewat Teerasak.
Thailand dan Singapura membawa kebutuhan berbeda ke Rajamangala. Tuan rumah ingin menjaga keunggulan yang sudah diraih, sedangkan tim tamu harus membalikkan keadaan agar tetap bertahan di Piala AFF 2026.






