Sorotan Kinerja Bea Cukai Dijawab Purbaya dengan Tambahan Anggaran Operasi

Sorotan publik terhadap kinerja Bea Cukai mendorong pemerintah menyiapkan dukungan operasi tambahan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan anggaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan ditambah lebih dari Rp1 miliar pada tahun ini.

Dana itu akan digunakan untuk meningkatkan operasi penindakan terhadap barang ilegal. Sasaran utamanya mencakup penyelundupan dan berbagai bentuk kecurangan bisnis di Indonesia.

Dukungan Anggaran di Tengah Kritik

Purbaya mengakui Bea Cukai sering mendapat penilaian negatif dari masyarakat. Namun, pemerintah tidak hanya menyoroti masalah tersebut, melainkan juga memberi dukungan agar pembenahan kinerja dapat diperkuat.

“Kan masyarakat sering nuduh Bea Cukai kerjanya jelek, gitu-gitu-gitu. Jadi ini kita perbaiki, dan Bea Cukai sudah menunjukkan bahwa mereka bisa memperbaiki diri,” kata Purbaya.

Pernyataan itu menunjukkan tambahan anggaran dikaitkan dengan target perbaikan yang terukur melalui kegiatan penindakan. Pemerintah ingin hasil operasi lapangan dapat semakin terlihat dalam penanganan pelanggaran.

Nilai final anggaran tambahan belum dirinci oleh Purbaya. Meski begitu, ia memastikan dana tersebut melebihi Rp1 miliar dan akan dicairkan pada tahun ini.

InformasiDetail
Instansi penerimaDirektorat Jenderal Bea dan Cukai
Nilai dana tambahanLebih dari Rp1 miliar
Waktu pencairanTahun ini
Penggunaan danaOperasi penindakan barang ilegal

Petugas Lapangan Akan Diperkuat

Tambahan dana akan dipakai untuk menambah biaya operasional petugas di lapangan. Kebutuhan itu berkaitan dengan rencana memperluas aktivitas penangkapan terhadap penyelundupan dan kecurangan bisnis.

Purbaya menekankan perlunya meningkatkan penindakan agar ruang gerak pelaku pelanggaran dapat ditekan. Operasi yang lebih intensif diharapkan mendukung pengawasan terhadap peredaran barang ilegal.

Menurut laporan Suara.com, kebijakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kerja Bea Cukai. Penambahan biaya operasi diharapkan dapat mendorong petugas lebih aktif menjalankan penindakan.

Tangkapan dan Penerimaan Mulai Tumbuh

Purbaya menyebut hasil tangkapan serta penerimaan negara yang mulai tumbuh sebagai indikator perbaikan. Ia menilai perkembangan itu menunjukkan adanya perubahan positif dalam kerja Bea Cukai.

“Dan hasil-hasil ini kan terlihat bahwa ada perbaikan kerja yang sedikit signifikan dari Bea Cukai, dari tangkapan, maupun dari pendapatan yang sudah mulai tumbuh sekarang,” ujar Purbaya. Penilaian tersebut menjadi alasan pemerintah melanjutkan penguatan dukungan bagi operasi penindakan.

Ia juga menyinggung peredaran rokok ilegal yang dinilai telah berkurang signifikan. Meski terjadi penurunan, rokok gelap masih ditemukan sehingga penindakan tetap perlu ditingkatkan.

Tambahan anggaran tahun ini akan menopang operasi yang ditujukan untuk menghadapi persoalan tersebut. Pemerintah menempatkan penguatan penanganan barang ilegal sebagai jalur untuk memperbaiki kinerja Bea Cukai di mata masyarakat.

Baca Juga