Warga yang menyiapkan kegiatan luar ruangan menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia mendapat gambaran cuaca yang relatif lebih tenang di kota besar pada Selasa. BMKG tidak melihat potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang di kota-kota tersebut.
Meski demikian, sejumlah kota tetap diprakirakan mengalami hujan ringan atau kondisi berawan. Masyarakat perlu menyesuaikan agenda berdasarkan prakiraan di lokasi kegiatan dan terus mengikuti pembaruan informasi cuaca.
Prakiraan di Sejumlah Kota Besar
Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Bandar Lampung, Serang, Denpasar, Palu, dan Jayapura termasuk kota yang disebut berpotensi mengalami hujan ringan. Sementara itu, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Medan, dan Ambon diprakirakan berawan.
| Kondisi yang Diprakirakan | Wilayah Kota |
|---|---|
| Hujan ringan | Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Bandar Lampung, Serang, Denpasar, Palu, Jayapura |
| Berawan | Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Medan, Ambon |
Medan tercantum dalam dua kelompok kondisi cuaca tersebut. Penyebutan itu menjadi alasan bagi warga untuk tidak hanya mengandalkan satu prakiraan, melainkan memeriksa informasi terbaru dari BMKG.
Kegiatan Luar Ruangan dan Perjalanan
Prakiraan cuaca dapat dipakai sebagai pertimbangan sebelum menyusun agenda kegiatan di luar ruangan. Informasi ini juga berguna untuk kebutuhan perjalanan dan aktivitas transportasi di berbagai daerah.
Pelaku pertanian dapat memanfaatkan gambaran cuaca untuk merencanakan pekerjaan lapangan. Penyesuaian tetap penting karena kondisi yang diproyeksikan dapat berbeda antara satu wilayah dan wilayah lain.
Awan Hujan Tetap Terbentuk di Banyak Wilayah
BMKG masih mengidentifikasi pembentukan awan hujan pada sejumlah daerah konvergensi. Salah satu area memanjang dari Sulawesi Selatan hingga Kalimantan Selatan.
Area lainnya terpantau dari perairan barat Aceh, Riau hingga Sumatera Utara, serta dari Jawa Barat menuju Selat Sunda. Pembentukan awan hujan juga terdapat di perairan Kalimantan, Gorontalo, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
Sebaran tersebut mencakup wilayah daratan, perairan, dan kepulauan. Artinya, peluang hujan tetap perlu diperhatikan meski kota besar tidak diprakirakan menghadapi hujan ekstrem pada Selasa.
El Niño Kuat Mewarnai Periode 18-24 Agustus
BMKG memprakirakan El Niño kuat akan memengaruhi dinamika cuaca Indonesia pada 18 hingga 24 Agustus 2026. Fenomena iklim global ini diperkirakan berdampak pada distribusi curah hujan di sejumlah wilayah Tanah Air.
Masyarakat dianjurkan memantau perkembangan prakiraan melalui kanal resmi BMKG selama periode tersebut. Langkah ini penting karena pembentukan awan hujan telah teridentifikasi di banyak kawasan, termasuk perairan dan kepulauan.






