Antrean BBM di sejumlah SPBU Kota Medan mulai kembali normal, tetapi pemantauan stok tetap dilakukan di seluruh titik penyaluran. Pertamina menyiapkan skema Reguler Alternatif Emergency atau RAE bila kebutuhan di suatu wilayah meningkat.
Skema penyesuaian ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan BBM selama proses pemulihan distribusi. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan pelayanan SPBU dan kelancaran pasokan masih menjadi perhatian utama.
RAE untuk Menyesuaikan Kebutuhan
RAE dapat digunakan untuk menyesuaikan pasokan ketika permintaan bertambah pada area tertentu. Langkah ini ditujukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa menunggu kondisi pasokan memburuk.
Pertamina tidak menjelaskan volume tambahan yang dapat disalurkan melalui skema tersebut. Perusahaan juga tidak merinci daftar SPBU yang telah atau akan menjalankan penyesuaian pasokan.
Kondisi antrean yang mulai membaik disebut berkaitan dengan percepatan distribusi yang dilakukan intensif dalam beberapa hari terakhir. Warga sebelumnya menghadapi pelayanan SPBU yang lebih padat di sejumlah lokasi di Kota Medan.
Pengiriman Diperkuat dari Terminal
Integrated Terminal Medan Group dioperasikan selama 24 jam untuk mendukung percepatan penyaluran BBM ke SPBU. Pertamina juga mengoptimalkan suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
| Upaya | Pelaksanaan | Manfaat |
|---|---|---|
| Operasional terminal | Terminal Medan Group selama 24 jam | Penyaluran lebih cepat |
| Dukungan armada | Mobil tangki dengan spot charter | Pengiriman ke SPBU diperkuat |
| Dukungan petugas | Awak Mobil Tangki diperkuat | Distribusi tetap berjalan |
| Pasokan regional | Kisaran, Siantar, Lhokseumawe | Ketersediaan BBM dijaga |
Mobil tangki ditambah melalui skema spot charter untuk memperkuat kapasitas distribusi. Dukungan personel Awak Mobil Tangki juga ditingkatkan agar pengiriman menuju SPBU dapat berlangsung lebih lancar.
Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menilai perkembangan penyaluran di Medan bergerak positif. Ia menyebut perbaikan antrean didorong oleh kerja sama berbagai pemangku kepentingan.
“Kondisi penyaluran BBM di Kota Medan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Antrean di sejumlah SPBU mulai kembali normal sebagai hasil dari berbagai upaya percepatan distribusi yang kami lakukan bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Fahrougi dalam keterangannya yang dikutip finance.detik.com, Minggu (19/7/2026).
SPBU Binjai Turut Ditinjau
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Kepala BPH Migas meninjau operasional SPBU di Kota Binjai. Peninjauan dilakukan untuk melihat pelayanan secara langsung sekaligus memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar.
Upaya percepatan di Sumatera Utara melibatkan BPH Migas, TNI, Polri, pemerintah daerah, Hiswana Migas, pengusaha SPBU, dan mitra transportir. Pertamina menilai dukungan lintas lembaga penting dalam menjaga layanan energi selama pemulihan.
Optimalisasi operasional akan terus dijalankan hingga pelayanan kembali normal sepenuhnya. Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan sambil kondisi penyaluran terus dimonitor.






