Lima wilayah di Papua dan Papua Barat Daya mencatat gempa bumi dalam periode yang berdekatan. Keerom menjadi lokasi dengan magnitudo paling besar, tetapi Yalimo, Biak Numfor, Sorong, dan Nabire juga mengalami guncangan.
Perbedaan kedalaman menjadi salah satu catatan menonjol dari rangkaian itu. Saat gempa Keerom terjadi dari kedalaman 164 kilometer, gempa di Yalimo, Biak Numfor, dan Nabire tercatat memiliki kedalaman 10 kilometer.
Gempa terkuat di Keerom berkekuatan magnitudo 5,2 dan terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 19.45 WIB. Pusat guncangan berada di darat sekitar 350 kilometer di sebelah tenggara Keerom.
Menurut BMKG, titik pusat gempa tersebut berada pada koordinat 4,47 Lintang Selatan dan 143,71 Bujur Timur. Hingga informasi terakhir tersedia, belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa dari kejadian-kejadian itu.
Data Lima Lokasi yang Mengalami Gempa
| Wilayah | Magnitudo | Lokasi Pusat Gempa | Kedalaman |
|---|---|---|---|
| Keerom | 5,2 | 350 km tenggara Keerom, darat | 164 km |
| Yalimo | 4,7 | 69 km tenggara Yalimo, darat | 10 km |
| Biak Numfor | 4,3 | 131 km timur laut Biak Numfor, laut | 10 km |
| Sorong | 4,3 | Kawasan barat Kota Sorong | – |
| Nabire | 3,0 | Daratan Kabupaten Nabire | 10 km |
Yalimo mengalami gempa magnitudo 4,7 pada Rabu pukul 06.33 WIB. Pusatnya berada di darat, sekitar 69 kilometer tenggara Yalimo, dan getarannya terasa sampai Wamena pada skala II MMI.
Di Biak Numfor, gempa magnitudo 4,3 berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026, pukul 16.38 WIB. Titik gempa berada di laut sejauh 131 kilometer timur laut Biak Numfor dengan kedalaman 10 kilometer.
Guncangan Juga Tercatat di Sorong dan Nabire
Kawasan barat Kota Sorong di Papua Barat Daya diguncang gempa magnitudo 4,3 pada Senin dini hari pukul 03.36 WIB. Data yang tersedia tidak mencantumkan kedalaman untuk peristiwa di Sorong.
Pada hari yang sama pukul 20.13 WIB, gempa magnitudo 3,0 terjadi di daratan Kabupaten Nabire. Pusat guncangan Nabire berada pada kedalaman 10 kilometer.
BMKG mencatat gempa Biak berada pada koordinat 0,82 Lintang Selatan dan 137,14 Bujur Timur. Lembaga tersebut mengingatkan bahwa parameter informasi awal dapat berubah setelah pengolahan data menjadi lebih lengkap.
Secara nasional, BMKG mencatat 19 aktivitas gempa signifikan yang dirasakan masyarakat dalam sepekan terakhir. Rangkaian di Papua dan Papua Barat Daya memperlihatkan adanya beberapa titik guncangan pada waktu yang berdekatan, tanpa laporan dampak kerusakan hingga pembaruan terakhir.






