Anthony Susanto dan Nathan Barki membuka persaingan di Bali dengan kemenangan dua set yang membawa mereka ke puncak awal klasemen grup. Dua hasil tersebut menjadi awal positif bagi Indonesia dalam UTR PTT Amman Men’s World Tennis Championship 2026.
Anthony memimpin Grup A setelah menaklukkan Gautam S. Venkatraman dari India dengan skor 6-3, 6-2. Nathan berada di posisi teratas Grup D berkat kemenangan 6-4, 7-5 atas Thomas Patton dari Australia.
Anthony menyelesaikan pertandingannya dalam waktu 1 jam 18 menit. Ia sempat menghadapi set pertama yang ketat, sebelum reli-reli panjangnya membuat permainan Venkatraman semakin sulit berkembang.
Kemenangan tersebut menempatkan Anthony di atas Aarjun Pandit meski keduanya sama-sama memiliki satu kemenangan. Posisi itu masih dapat berubah karena fase grup memakai sistem round robin.
Nathan Menang Setelah Kembali dari Cedera
Nathan membutuhkan waktu 1 jam 25 menit untuk melewati perlawanan Patton. Petenis Indonesia itu mampu mempertahankan keunggulan sampai akhir set kedua yang berlangsung ketat.
Hasil ini menjadi perhatian karena Nathan baru kembali bermain setelah absen cukup lama akibat cedera pergelangan tangan. Kemenangan pada laga pertama memberinya modal penting untuk melanjutkan persaingan di Grup D.
Grup tersebut juga dihuni Renaldi Aquila Salim, sehingga perjalanan Nathan akan berkaitan langsung dengan hasil rekan senegaranya. Renaldi belum memulai turnamen dengan hasil yang sama setelah kalah dari Azuma Visaya asal Amerika Serikat.
Renaldi menyerah 1-6, 5-7, tetapi tampil lebih kompetitif pada set kedua. Ia masih mempunyai peluang memperbaiki catatan karena setiap peserta akan menjalani pertandingan lanjutan dalam format round robin.
| Nama | Grup | Hasil Pertandingan Pembuka | Durasi |
|---|---|---|---|
| Anthony Susanto | A | Menang 6-3, 6-2 atas Gautam S. Venkatraman | 1 jam 18 menit |
| Nathan Barki | D | Menang 6-4, 7-5 atas Thomas Patton | 1 jam 25 menit |
| Renaldi Aquila Salim | D | Kalah 1-6, 5-7 dari Azuma Visaya | Tidak disebutkan |
Kekalahan Renaldi Menambah Ketat Grup D
Azuma Visaya memiliki satu kemenangan dan berada tepat di belakang Nathan di Grup D. Kondisi itu membuat hasil pertandingan berikutnya akan berpengaruh besar terhadap susunan klasemen grup.
Renaldi harus mengejar ketertinggalan untuk menjaga peluangnya, sementara Nathan perlu mempertahankan tren positif. Pertemuan dan hasil antar-pemain di grup tersebut dapat menentukan langkah wakil Indonesia menuju fase berikutnya.
Menurut VIVA.co.id, turnamen ini diikuti 20 petenis dari sembilan negara. Ajang di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, tersebut merupakan bagian dari rangkaian Amman Men’s World Championship 2026.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai US$20 ribu. Karena itu, kemenangan pada setiap laga grup memiliki nilai penting bagi para pemain yang memburu posisi terbaik.
Masih Ada Laga Penentu
Format round robin membuat Anthony, Nathan, dan Renaldi belum dapat dinilai hanya dari satu pertandingan. Sistem tersebut membuka kesempatan bagi pemain untuk naik klasemen, sekaligus menuntut konsistensi sejak awal.
Anthony akan berupaya mempertahankan efektivitas reli panjang yang membantunya menang di laga pembuka. Nathan perlu menjaga performa setelah masa pemulihan cedera, sedangkan Renaldi dituntut memanfaatkan pertandingan berikutnya untuk bangkit.
Indonesia kini memiliki dua pemimpin grup pada fase awal melalui Anthony dan Nathan. Namun, persaingan belum berakhir karena posisi klasemen masih akan ditentukan oleh hasil laga-laga berikutnya.






