Honda Vario Evo 160 menjadi salah satu model yang memberi ruang pertumbuhan baru bagi Astra Motor Yogyakarta. Penjualannya meningkat sekitar 15 hingga 20 persen dibandingkan Vario sebelumnya, dengan konsumen muda sebagai kelompok yang paling kuat menerima pembaruan tersebut.
Kenaikan itu penting karena pasar sepeda motor di Yogyakarta masih berpusat pada kendaraan matik untuk kebutuhan harian. Vario Evo 160 mencoba menarik pembeli melalui kombinasi kegunaan skutik, desain sporty, serta tenaga yang lebih baru.
Perubahan Produk Memicu Minat
Astra Motor Yogyakarta menilai pembaruan desain dan hadirnya varian baru membuat karakter Vario Evo 160 lebih mudah dikenali. Model ini diposisikan untuk pembeli yang menginginkan penampilan lebih tegas dibandingkan Vario generasi sebelumnya.
Julius Armando selaku Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta mengatakan respons konsumen terhadap model tersebut cukup positif. Pernyataan itu disampaikan ketika Astra Honda Dream Cup 2026 berlangsung di Purwokerto.
“Dengan motor yang baru, varian yang baru, tampilan yang baru, tenaga yang baru juga, dibandingkan dengan Vario yang lama, itu naiknya bisa sampai 15-20 persen,” kata Julius.
Survei kecil yang dilakukan Astra Motor Yogyakarta juga menunjukkan penerimaan Vario Evo 160 lebih baik pada kelompok anak muda. Temuan ini menguatkan posisi model tersebut sebagai skutik 160 cc yang mengedepankan performa dan gaya.
Balap Menambah Kesan Performa
Karakter sporty Vario Evo 160 tidak hanya ditampilkan melalui desain produk. Model ini turut hadir dalam kelas balap Astra Honda Dream Cup 2026 yang digelar di Sirkuit GOR Satria, Purwokerto.
Eksposur di ajang itu menghubungkan Vario Evo 160 dengan sisi performa, bukan semata kendaraan untuk mobilitas rutin. Kehadiran pebalap Honda Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa di Yogyakarta juga dinilai membantu menguatkan citra tersebut.
Bagi konsumen muda, keterkaitan dengan figur pebalap dan aktivitas balap mempertegas pendekatan sporty dari model ini. Namun, informasi yang tersedia tidak memisahkan angka penjualan berdasarkan kelompok usia pembeli.
Matik Tetap Menjadi Dasar Penjualan
Meski Vario Evo 160 tumbuh, struktur penjualan Honda di Yogyakarta tetap sangat ditentukan oleh segmen matik. Sekitar 95 persen dari keseluruhan penjualan sepeda motor Honda di area Astra Motor Yogyakarta berasal dari model matik.
| Indikator | Angka | Konteks |
|---|---|---|
| Kontribusi model matik | 95 persen | Dari total penjualan sepeda motor Honda |
| Pertumbuhan penjualan wilayah | 15 persen | Pada 2026 dibandingkan periode sama sebelumnya |
| Penjualan rata-rata | 20.000 unit | Di wilayah Astra Motor Yogyakarta |
| Pertumbuhan Vario Evo 160 | 15-20 persen | Dibandingkan Vario sebelumnya |
Astra Motor Yogyakarta mencatat penjualan sepeda motor pada 2026 tumbuh hingga 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata penjualan di wilayah tersebut disebut dapat mencapai sekitar 20.000 unit.
Honda BeAT masih berperan sebagai tulang punggung penjualan karena relevan untuk mobilitas harian dan memiliki harga yang relatif terjangkau. Dominasi ini menunjukkan skutik praktis tetap menjadi kebutuhan utama konsumen.
Di tengah dominasi Honda BeAT, Vario Evo 160 memberi pilihan dengan karakter yang berbeda. Pertumbuhannya menjadi penanda bahwa pasar Yogyakarta juga memiliki ruang bagi skutik yang menawarkan tampilan dan tenaga lebih baru.






