Labuan Bajo Tambah Resor 30 Suite, Pembangunan Buka Ruang bagi Tenaga Kerja Lokal

Pembangunan resor baru di Labuan Bajo diharapkan membuka ruang bagi penyerapan tenaga kerja lokal dan kerja sama dengan usaha sekitar. Proyek Swiss-Belresort Labuan Bajo telah resmi dimulai dengan kapasitas awal 30 suite.

Harapan manfaat ekonomi itu muncul di tengah pertumbuhan kebutuhan layanan wisata di Labuan Bajo. Kawasan ini terus menarik wisatawan domestik dan mancanegara sebagai pintu masuk menuju Taman Nasional Komodo.

Kerja sama usaha dan peluang pekerjaan

Pelaku usaha lokal menjadi salah satu pihak yang disebut berpeluang mengambil bagian dalam pembangunan hingga operasional resor. Bentuk kerja sama yang lebih rinci belum dijelaskan oleh pihak pengembang.

Operasional resor juga diperkirakan dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di kawasan proyek. Namun, jumlah tenaga kerja yang akan dibutuhkan belum diumumkan.

CEO Bintang Komodo Grup Fransiska Mochtar menyatakan proyek tersebut diharapkan memberi dampak di luar penambahan tempat menginap. Ia menekankan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Kami berharap kehadiran Swiss-Belresort Labuan Bajo dapat memberikan pilihan akomodasi bagi wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” kata Fransiska dalam keterangan tertulis.

Fasilitas yang telah dirancang

Swiss-Belresort Labuan Bajo dirancang memiliki 30 suite sebagai kapasitas awalnya. Fasilitas pendukung yang disiapkan meliputi kolam renang, spa, lapangan tenis, lapangan padel, dan restoran.

Restoran di resor tersebut direncanakan mengarah ke Pulau Rinca. Kehadiran fasilitas rekreasi dan layanan makan ini menambah ragam penawaran bagi wisatawan yang memilih tinggal di resor.

Tambahan 30 suite belum menjadikan proyek ini sebagai perluasan akomodasi dalam skala besar. Meski demikian, resor tersebut dapat menjadi alternatif bagi pelancong yang mencari fasilitas penginapan di Labuan Bajo.

Bagian dari pertumbuhan destinasi

Labuan Bajo termasuk satu dari lima destinasi pariwisata super prioritas yang menjadi fokus pengembangan pemerintah. Pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut terus berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Pertumbuhan kunjungan wisatawan berjalan beriringan dengan kebutuhan kapasitas akomodasi yang lebih besar. Menurut laporan Kompas.com, pengembangan resor ini menjadi bagian dari rencana Bintang Komodo Grup untuk mendukung industri pariwisata setempat.

Bintang Komodo Grup mengembangkan proyek tersebut, sedangkan Swiss-Belhotel International akan menjadi operator hotelnya. Nilai investasi pembangunan belum diungkap oleh kedua perusahaan.

Target penyelesaian Swiss-Belresort Labuan Bajo juga belum diumumkan secara resmi. Tahapan pembangunan setelah pekerjaan dimulai masih belum dijelaskan lebih lanjut.

Perkembangan proyek akan berkaitan dengan kebutuhan akomodasi dan layanan pendukung di Labuan Bajo. Kehadirannya menempatkan resor ini sebagai bagian dari ekosistem pariwisata, bukan hanya penambahan bangunan penginapan.

Baca Juga