Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia menjadi unit dengan porsi terbanyak dalam pembukaan magang Kemendagri 2026. Unit tersebut menyediakan 13 dari total 65 posisi yang dibuka untuk mahasiswa aktif.
Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa berada di urutan berikutnya dengan 10 posisi. Sekretariat Jenderal juga memiliki alokasi besar, yakni 11 posisi.
Komposisi Kuota di 12 Unit Kerja
Penempatan peserta tersebar di unit yang menangani bidang pemerintahan, keuangan daerah, kependudukan, hingga pengembangan sumber daya manusia. Rincian kuota dicantumkan dalam Surat Pengumuman Nomor 400.10.5.4/5791/SJ.
| Unit Kerja | Kuota |
|---|---|
| Sekretariat Jenderal | 11 orang |
| Inspektorat Jenderal | 3 orang |
| Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum | 3 orang |
| Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan | 4 orang |
| Direktorat Jenderal Otonomi Daerah | 4 orang |
| Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah | 4 orang |
| Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah | 4 orang |
| Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa | 10 orang |
| Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil | 3 orang |
| Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia | 13 orang |
| Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri | 3 orang |
| Institut Pemerintahan Dalam Negeri | 3 orang |
Empat direktorat jenderal masing-masing menyediakan empat posisi, yaitu Bina Administrasi Kewilayahan, Otonomi Daerah, Bina Keuangan Daerah, dan Bina Pembangunan Daerah. Sementara Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, serta Institut Pemerintahan Dalam Negeri menyediakan masing-masing tiga posisi.
Syarat Akademik dan Status Mahasiswa
Pembukaan Magang Kemendagri 2026 ditujukan kepada mahasiswa aktif jenjang D4 sampai S1 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta. Pelamar harus memiliki program studi yang relevan dengan tema magang yang dipilih.
IPK terakhir minimal 3,00 pada skala 4,00 menjadi syarat akademik yang wajib dipenuhi. Mahasiswa juga diwajibkan sehat secara jasmani dan rohani.
Kesempatan ini tidak terbuka bagi mahasiswa yang pernah mengikuti magang di Kemendagri. Mahasiswa yang pernah mengundurkan diri dari program magang di instansi tersebut juga tidak dapat mengikuti pendaftaran.
Penempatan September hingga November 2026
Program magang berlangsung selama periode September sampai November 2026. Peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti kegiatan pada unit kerja sesuai penempatan yang tersedia.
Untuk mengajukan permohonan, calon peserta perlu menyampaikan surat kepada Sekretaris Jenderal melalui Kepala Biro Sumber Daya Manusia. Daftar riwayat hidup wajib dilampirkan bersama surat permohonan tersebut.
Daftar Berkas yang Harus Dilampirkan
Pelamar perlu menyiapkan surat pengantar dari perguruan tinggi, transkrip nilai sementara, serta surat keterangan bebas sanksi disiplin. Statement of purpose juga tercantum sebagai dokumen yang perlu disampaikan.
KTP, KTM, dan pakta integritas melengkapi persyaratan administrasi peserta. Seluruh dokumen itu menjadi bagian dari ketentuan pendaftaran yang ditetapkan Kemendagri.






