Indeks Kompas100 tetap menguat pada perdagangan Jumat (14/8/2026), meski dua saham dengan transaksi terbesar justru ditutup melemah. Indeks naik 5,89 poin atau 0,72 persen menjadi 829 setelah bergerak di kisaran 818 hingga 831.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mendominasi nilai perdagangan pada sesi tersebut. Namun, CUAN turun 1,79 persen dan TPIA melemah 2,43 persen pada penutupan.
CUAN menutup perdagangan di Rp 825 dengan nilai transaksi sekitar Rp 871 miliar. Aktivitas itu mencakup perpindahan sekitar 1 miliar saham dalam kurang lebih 88.000 kali transaksi.
Dua transaksi terbesar berakhir di zona merah
TPIA mencatat nilai transaksi sekitar Rp 861 miliar, hanya terpaut sekitar Rp 10 miliar dari CUAN. Saham ini ditutup pada Rp 2.010 setelah diperdagangkan sebanyak 427 juta saham melalui sekitar 72.000 kali transaksi.
Tingginya nilai perdagangan pada dua emiten tersebut tidak otomatis membawa harga bergerak naik. Data Bursa Efek Indonesia yang dikutip money.kompas.com memperlihatkan aktivitas transaksi dan arah harga dapat bergerak berbeda dalam satu sesi.
| Saham | Perubahan | Frekuensi | Nilai Transaksi |
|---|---|---|---|
| CUAN | Turun 1,79% ke Rp 825 | ±88.000 kali | Rp 871 miliar |
| TPIA | Turun 2,43% ke Rp 2.010 | ±72.000 kali | Rp 861 miliar |
| TINS | Naik 4,57% ke Rp 3.890 | ±32.000 kali | Rp 521 miliar |
| RAJA | Turun 2,91% ke Rp 835 | ±15.000 kali | Rp 108 miliar |
TINS mencatat transaksi tinggi dan harga menguat
PT Timah Tbk (TINS) menjadi salah satu saham aktif yang bergerak positif pada perdagangan tersebut. TINS naik 4,57 persen ke Rp 3.890 dengan nilai transaksi sekitar Rp 521 miliar dari volume 134 juta saham.
Di jajaran penguatan terbesar, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) memimpin dengan kenaikan 7,01 persen ke Rp 1.680. ADMR mencatat volume 47 juta saham, transaksi sekitar Rp 77 miliar, dan frekuensi 8.820 kali.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) naik 6,46 persen ke Rp 2.800 dengan nilai perdagangan sekitar Rp 53 miliar. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menguat 4,64 persen ke Rp 1.580, sedangkan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 4,50 persen ke Rp 5.225.
Volume saham terbanyak berasal dari BUMI dan BNBR
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencatat volume paling besar, masing-masing sekitar 2 miliar saham. Volume tersebut melampaui CUAN, meskipun nilai perdagangannya lebih rendah.
BUMI naik 1,69 persen ke Rp 181 dengan nilai transaksi Rp 364 miliar dan frekuensi sekitar 35.000 kali. BNBR menguat 2,02 persen ke Rp 101 dengan nilai perdagangan sekitar Rp 154 miliar melalui kurang lebih 23.000 kali transaksi.
RAJA memimpin penurunan harga
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mengalami penurunan terdalam di Kompas100 sebesar 2,91 persen ke Rp 835. Saham itu diperdagangkan sekitar 128 juta saham dengan nilai transaksi kurang lebih Rp 108 miliar.
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) turun 2,22 persen ke Rp 1.760 dengan nilai transaksi sekitar Rp 3 miliar. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) juga melemah 1,49 persen ke Rp 4.630 dan mencatat transaksi sekitar Rp 25 miliar.
Perdagangan Kompas100 pada hari itu memperlihatkan indeks dapat menguat walau sejumlah saham paling aktif mengalami tekanan harga. Data satu sesi tersebut tidak menjadi ajakan untuk membeli atau menjual saham.






