Coelho Nilai Casa Pia Kehilangan Identitas Saat Benfica Mencetak 3 Gol Cepat

Filipe Coelho menilai penampilan Casa Pia pada awal babak kedua melawan Benfica tidak mencerminkan identitas permainan yang ingin dibangun timnya. Dalam tujuh menit, Benfica mencetak tiga gol dan membawa Casa Pia menuju kekalahan 0-7 di Estádio Municipal de Rio Maior.

Menurut Coelho, rentetan gol itu membuat seluruh rencana pertandingan runtuh. Casa Pia kemudian tertinggal 5-0 dan tidak mampu kembali menemukan organisasi serta ketenangan permainan.

“Kita semua harus berkembang, dimulai dari saya, staf pelatih, lalu para pemain,” ujar Coelho. Ia menempatkan kekalahan tersebut sebagai evaluasi bersama di tengah proses pembentukan skuad yang masih berlangsung.

Babak Pertama Menawarkan Gambaran Berbeda

Sebelum jeda, Casa Pia sempat memberikan perlawanan kepada Benfica dan menunjukkan beberapa elemen permainan yang dinilai positif. Coelho menyampaikan apresiasi untuk fase tersebut kepada pemain saat turun minum.

Rencana Casa Pia berfokus pada upaya meredam ancaman lawan dari area lebar. Tim menggunakan sedikit asimetri dengan Abdu menjaga Bah lebih tinggi, sedangkan Ofori diharapkan dapat mengatur ruang terhadap Sudakov.

Strategi itu cukup berfungsi pada paruh pertama meski Benfica tetap menunjukkan kualitasnya. Perubahan besar terjadi setelah jeda, ketika kesalahan posisi membuat Casa Pia gagal mempertahankan organisasi bertahan.

Pengawalan Individu Tertekan

Coelho menyoroti kesulitan sistem pengawalan individu Casa Pia saat menghadapi mobilitas lini tengah Benfica. Benfica mampu menembus beberapa garis tekanan, terutama pada fase singkat yang menghasilkan tiga gol cepat.

Beberapa detail dalam proses gol juga mendapat perhatian pelatih. Coelho menyebut bola sempat mengenai Seba Pérez sebelum memantul kepada Pavlidis, sementara Ofori dan Sudakov berada dalam situasi lain yang berakhir menguntungkan Benfica.

Setelah tertinggal jauh, Casa Pia tidak mengubah bentuk permainan untuk mengejar gol. Coelho memilih menambah kepadatan pemain di depan kotak penalti demi membatasi ruang lawan dan mencegah skor semakin melebar.

“Saya berusaha menstabilkan sedikit lebih banyak, bukan dalam artian organisasi karena sulit untuk menemukannya, tetapi lebih pada kepadatan,” tutur Coelho. Ia melihat ada beberapa momen yang lebih stabil setelah perubahan itu, walau belum cukup untuk mengembangkan permainan.

Hasil 0-7 membuat Casa Pia belum mengoleksi poin hingga pekan kedua Liga Portugal. Coelho menyebut tim harus segera bergerak karena laga tandang melawan Gil Vicente di Barcelos sudah menanti pada pekan berikutnya.

Casa Pia masih berupaya menambah talenta dan kualitas selama periode awal musim serta menjelang akhir bursa transfer. Pelatih itu berharap proses tersebut membantu tim mendekati gaya permainan yang diinginkan.

Coelho juga menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung, terutama atas penampilan pada babak kedua. Ia menegaskan Casa Pia ingin membangun musim yang lebih tenang, tetapi hal itu harus dimulai dengan reaksi dan raihan poin di Barcelos.

Baca Juga