Valuasi Telekomunikasi Indonesia Dinilai Murah, TLKM Direkomendasikan Buy

Samuel Sekuritas menilai sektor telekomunikasi seluler Indonesia memiliki valuasi paling murah di kawasan regional. Pandangan itu mendorong peningkatan rekomendasi sektor menjadi overweight dari sebelumnya netral.

Penilaian positif tersebut juga tercermin pada saham PT Telkom Indonesia Tbk atau TLKM. Samuel Sekuritas menaikkan rekomendasi TLKM dari hold menjadi buy dengan target harga Rp 3.300.

Diskon Valuasi Dibanding Filipina

Valuasi sektor telekomunikasi Indonesia diperkirakan berada sekitar 16% di bawah valuasi sektor telekomunikasi Filipina. Selisih ini menjadi salah satu landasan Samuel Sekuritas dalam menilai peluang sektor telekomunikasi domestik.

Di antara emiten yang dipantau, TLKM mendapat perhatian karena prospek Telkomsel. Anak usaha tersebut memperoleh alokasi spektrum terbesar dalam lelang 5G, yang dinilai mendukung prospek bisnisnya ke depan.

Target harga TLKM yang baru berada Rp 400 di atas target sebelumnya, yakni Rp 2.900. Kenaikan target itu sejalan dengan perubahan rekomendasi menjadi buy.

EmitenTarget HargaRekomendasiDasar Penilaian
TLKMRp 3.300BuyProspek Telkomsel setelah lelang 5G
EXCLRp 2.700HoldPerbaikan operasional dan struktur
ISATRp 2.500BuyAsset-light dan penjualan aset serat optik

Saham TLKM Masih Berfluktuasi

Optimisme terhadap prospek jangka panjang TLKM muncul ketika pergerakan sahamnya masih belum stabil. Pada penutupan perdagangan Jumat sebelumnya, TLKM ditutup naik 1,1% di Rp 2.620.

Namun, saham tersebut masih turun 24,7% secara year to date. Investor Daily juga mencatat pelemahan 3,3% dalam sepekan terakhir, meski TLKM menguat 4,3% dalam periode satu bulan sebelumnya.

Area Teknis yang Dipantau Pasar

KB Valbury Sekuritas menetapkan rentang beli TLKM pada Rp 2.600 hingga Rp 2.620 untuk perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026. Sasaran harga harian dipatok pada Rp 2.680.

Dalam pandangan teknikal tersebut, Rp 2.680 menjadi level resistance. Sementara Rp 2.600 dipantau sebagai support, dengan stop loss di Rp 2.520 jika tekanan jual membawa harga menembus area itu.

Perbedaan target harian dan target harga Samuel Sekuritas menggambarkan dua horizon yang berbeda. KB Valbury Sekuritas berfokus pada level teknikal, sedangkan Samuel Sekuritas melihat Telkomsel 5G dan valuasi sektor sebagai pertimbangan utama.

EXCL dan ISAT Memiliki Catatan Berbeda

Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi hold untuk EXCL dengan target harga Rp 2.700. Penilaian tersebut mempertimbangkan kebutuhan pembenahan operasional dan struktur perusahaan pasca merger.

ISAT memperoleh rekomendasi buy dengan target Rp 2.500. Strategi asset-light dan peluang kontribusi tambahan Rp 1,17 triliun dari penjualan aset jaringan serat optik menjadi faktor pendukung bagi emiten tersebut.

Baca Juga