Distribusi BBM di Flores diperkuat dengan kedatangan 12 mobil tangki di Labuan Bajo pada Senin pagi, 17 Agustus 2026. Armada dari Bima, Nusa Tenggara Barat, itu langsung disiapkan untuk bergerak menuju SPBU tujuan.
Pengiriman tambahan dilakukan ketika pemulihan layanan energi di Flores terus berlangsung setelah gempa. Pertamina Patra Niaga menggunakan skema alih supply untuk mempercepat pasokan ke titik-titik pengisian yang membutuhkan.
Armada BBM dan Avtur Berkapasitas 16 KL
Armada yang dikirim terdiri atas 11 mobil tangki BBM dan satu mobil tangki avtur. Setiap unit memiliki kapasitas 16 kiloliter.
| Jenis Kendaraan | Jumlah | Kapasitas per Unit | Wilayah Asal |
|---|---|---|---|
| Mobil tangki BBM | 11 unit | 16 KL | Bima, Nusa Tenggara Barat |
| Mobil tangki avtur | 1 unit | 16 KL | Bima, Nusa Tenggara Barat |
Setelah tiba di Labuan Bajo, Awak Mobil Tangki langsung melanjutkan perjalanan ke SPBU yang menjadi tujuan pengiriman. Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat penyaluran bahan bakar ke layanan yang memerlukan stok.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan mengalihkan pasokan dari wilayah yang masih memungkinkan. Pasokan yang tiba kemudian langsung diarahkan menuju SPBU agar pelayanan dapat berlangsung lebih cepat.
“Fokus kami adalah memastikan pasokan energi masyarakat tetap terjaga dan proses normalisasi dapat berjalan secepat mungkin,” ujar Kitty pada Senin, 17 Agustus 2026. Perusahaan menempatkan kelancaran distribusi sebagai fokus selama penanganan dampak gempa berlangsung.
Mayoritas SPBU Telah Beroperasi
Di tengah penguatan pasokan tersebut, 47 dari 52 SPBU di Flores telah kembali beroperasi. Fasilitas yang sudah dibuka kembali diharapkan membantu masyarakat memperoleh BBM secara bertahap.
| Kondisi Operasional | Jumlah SPBU | Keterangan |
|---|---|---|
| Beroperasi kembali | 47 | Melanjutkan pelayanan kepada masyarakat |
| Belum dibuka | 5 | Masih dalam pemantauan |
Lima SPBU lainnya belum kembali beroperasi dan terus dipantau. Pembukaan fasilitas tersebut menunggu terpenuhinya aspek keselamatan serta kesiapan operasional.
Pertamina Patra Niaga melakukan koordinasi di lapangan untuk membantu mempercepat pemulihan fasilitas yang tersisa. Proses ini dilakukan agar pasokan energi masyarakat Flores dapat tetap terjaga selama normalisasi berlangsung.
Imbauan Penggunaan BBM dan LPG
Masyarakat diminta tetap tenang dalam memperoleh BBM dan LPG selama pemulihan layanan berjalan. Penggunaan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan dapat membantu kelancaran distribusi.
Tambahan mobil tangki, pengalihan pasokan, dan pengoperasian kembali puluhan SPBU menjadi langkah yang terus diupayakan untuk menstabilkan penyaluran. Pemantauan akan berlanjut hingga lima SPBU yang masih tertutup memenuhi persyaratan untuk kembali melayani.






