NPI Bisa Jadi Kunci Bursa Baru Indonesia, Memuat 7 Komoditas Sekaligus Dinilai Berisiko

Nickel pig iron atau NPI dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk paling menarik bagi bursa komoditas strategis Indonesia. Produk ini dipandang memberi peluang bagi Indonesia untuk membangun tolok ukur harga baru, berkat posisi kuatnya dalam rantai pasok.

Ekonom Center of Reform on Economics Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyarankan bursa tersebut memulai perdagangan dari satu atau dua komoditas. Langkah terbatas ini dinilai lebih aman untuk membentuk likuiditas dan kredibilitas pasar.

Peluang Membangun Tolok Ukur Baru

Indonesia dinilai tidak perlu langsung berhadapan dengan komoditas yang telah memiliki benchmark global dominan. Fokus pada produk dengan ruang pembentukan harga acuan baru dapat memberikan keunggulan pada tahap awal.

“Produk seperti nickel pig iron lebih menarik karena kita bisa membangun tolok ukur baru, bukan langsung berhadapan dengan benchmark yang sudah puluhan tahun digunakan,” tutur Yusuf, seperti dikutip Beritasatu.com pada Senin, 17 Agustus 2026.

Pilihan komoditas perdana perlu mempertimbangkan kekuatan Indonesia di pasar global. Selain itu, produk tersebut idealnya belum dikuasai oleh acuan harga internasional yang mapan.

Keputusan awal ini penting karena bursa membutuhkan transaksi aktif untuk menciptakan pasar yang likuid. Jika terlalu banyak produk diperdagangkan sejak awal, pembentukan volume transaksi pada tiap komoditas berisiko berjalan lebih berat.

Target Operasi pada Awal 2027

Pemerintah menargetkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis atau BMKS mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Bursa ini dirancang untuk mendukung pembentukan Indonesia Reference Price bagi komoditas strategis.

Daftar komoditas yang disiapkan mencakup sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, dan karet. Yusuf menilai rencana memasukkan seluruh komoditas tersebut pada saat bersamaan merupakan target yang cukup ambisius.

WaktuPeristiwaPokok Informasi
14 Agustus 2026Jumpa pers OJKSejumlah mineral dan komoditas untuk BMKS disebut sudah ditetapkan, tetapi belum dirinci.
1 Januari 2027Target pemerintahBMKS ditargetkan beroperasi untuk mendukung pembentukan harga referensi Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi sebelumnya mengatakan sejumlah komoditas yang akan masuk BMKS telah ditetapkan. OJK belum membuka rinciannya karena masih menunggu peraturan presiden sebagai dasar penyelenggaraan bursa.

Bukan Instrumen untuk Menaikkan Harga

Yusuf mengingatkan bahwa kehadiran Bursa Mineral bukan jaminan harga produk Indonesia akan langsung lebih tinggi. Fungsi utama yang lebih relevan adalah memperbaiki tata kelola perdagangan dan meningkatkan transparansi transaksi.

Transaksi terbuka dapat membantu mempersempit ruang under-invoicing atau kurang faktur. Dampak lanjutannya berpotensi berupa perbaikan basis pengenaan pajak serta penurunan biaya transaksi dalam perdagangan komoditas.

BMKS diharapkan membentuk ekosistem yang mempertemukan produsen, petani, eksportir, pembeli, dan investor. Data perdagangan yang terbuka dan kredibel menjadi syarat agar pasar tumbuh lebih dalam serta mampu menghasilkan referensi harga yang dipercaya.

Karena itu, pembukaan dengan jumlah komoditas terbatas dipandang sebagai pilihan yang lebih terukur. Setelah likuiditas dan kepercayaan pasar terbentuk, cakupan perdagangan dapat memiliki fondasi yang lebih kuat untuk berkembang.

Baca Juga