IPDN membuka 1.410 formasi dan menjadi sekolah kedinasan dengan kuota terbesar pada penerimaan 2026. PKN STAN berada di urutan berikutnya dengan 1.000 formasi, terpaut 410 kursi dari IPDN.
Secara keseluruhan, sembilan kelompok instansi dan sekolah kedinasan menyediakan 4.770 formasi. Porsi kuota yang besar juga tersedia pada 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan dengan total 891 formasi.
Daftar Kuota yang Dibuka pada 2026
| No. | Instansi/Sekolah Kedinasan | Kuota Formasi |
|---|---|---|
| 1 | Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) | 1.410 |
| 2 | Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN | 1.000 |
| 3 | 22 Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan | 891 |
| 4 | Politeknik Statistika (STIS) | 564 |
| 5 | Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) | 375 |
| 6 | Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) | 250 |
| 7 | Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) | 130 |
| 8 | Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) | 100 |
| 9 | Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) | 50 |
Perbandingan kuota memberi gambaran awal mengenai pilihan instansi yang tersedia bagi calon peserta. Namun, jumlah formasi bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan karena setiap pelamar hanya dapat menetapkan satu tujuan.
9 Instansi dalam Penerimaan Sekolah Kedinasan
1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
IPDN menyediakan 1.410 formasi dalam penerimaan sekolah kedinasan 2026. Jumlah itu merupakan kuota tertinggi dari seluruh daftar yang diumumkan Kementerian PANRB.
2. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN
PKN STAN membuka 1.000 formasi bagi calon peserta didik. Kuota tersebut menjadikannya instansi dengan jumlah penerimaan terbesar kedua.
3. 22 Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan
Sebanyak 22 sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan memiliki total 891 formasi. Posisinya berada setelah IPDN dan PKN STAN dalam daftar kuota terbesar.
4. Politeknik Statistika (STIS)
STIS menyediakan 564 formasi untuk penerimaan tahun 2026. Jumlah tersebut berada di atas Poltekimipas yang membuka 375 formasi.
5. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas)
Poltekimipas membuka 375 formasi dalam seleksi kali ini. Instansi tersebut masuk kelompok lima besar berdasarkan jumlah kursi yang tersedia.
6. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin)
Poltekpin menyediakan 250 formasi bagi calon peserta didik. Kuota itu lebih tinggi daripada STMKG, STIN, dan Poltek SSN.
7. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
STMKG membuka 130 formasi pada penerimaan sekolah kedinasan 2026. Jumlah itu terpaut 30 formasi dari STIN.
8. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
STIN menyediakan 100 formasi bagi calon peserta didik. Kuota ini berada di atas Poltek SSN yang membuka 50 formasi.
9. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Poltek SSN membuka 50 formasi dan menjadi instansi dengan kuota paling kecil dalam daftar tersebut. Pelamar yang memilihnya tetap terikat ketentuan satu pilihan instansi saat mendaftar.
Pendaftaran Dimulai 18 Agustus
Pendaftaran dijadwalkan mulai 18 Agustus 2026 melalui sscasn.bkn.go.id dan/atau portal resmi tiap sekolah kedinasan. Pelamar yang mendaftar pada lebih dari satu perguruan tinggi akan langsung dinyatakan gugur.
Menurut Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026, tahapan pertama adalah seleksi administrasi. Peserta kemudian memperoleh masa sanggah atas hasil seleksi administrasi tersebut.
Rangkaian setelahnya meliputi seleksi kompetensi dasar atau SKD, seleksi lanjutan, hingga penentuan kelulusan akhir. Hasil akhir baru diumumkan setelah seluruh tahap seleksi selesai dijalankan.






