Shin Min-ah menyiapkan gerakan mata secara khusus untuk menggambarkan proses kehilangan penglihatan dalam film The Eyes. Detail fisik yang halus itu menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan ketakutan karakter utamanya secara meyakinkan.
Sutradara Yeom Ji-ho menilai sang aktris mampu menerjemahkan sensasi tersebut dengan tepat di depan kamera. Ia bahkan mengingat momen ketika penampilan Shin Min-ah membuatnya yakin adegan yang dibutuhkan telah berhasil direkam.
Dalam catatan produksi The Eyes, Yeom Ji-ho mengatakan ada beberapa adegan yang menuntut penggambaran kehilangan penglihatan secara presisi. “Ada momen-momen di mana saya memintanya untuk menggambarkan sensasi tepat dari kehilangan penglihatan di layar, dan ia mengeksekusinya dengan sempurna,” kata Yeom Ji-ho.
Sutradara itu kemudian mengenang reaksinya saat menyaksikan salah satu pengambilan gambar. “Ini dia. Kita berhasil mendapatkannya,” ujar Yeom Ji-ho mengenai penampilan Shin Min-ah.
Latihan untuk Perubahan yang Bertahap
Shin Min-ah memerankan Seo-jin, seorang fotografer yang penglihatannya terus memburuk secara perlahan. Ia berusaha membuat perubahan kondisi tersebut tampak nyata, bukan hanya melalui ekspresi wajah, melainkan juga arah fokus kedua matanya.
“Saya ingin penurunan penglihatan Seo-jin secara bertahap terasa serealistis mungkin. Saya menghabiskan banyak waktu untuk berlatih gerakan mata yang halus agar fokus di setiap mata terlihat sedikit tidak sejajar,” ungkap Shin Min-ah.
Persiapan itu turut mencakup pendalaman respons tubuh Seo-jin ketika penglihatannya semakin terbatas. Shin Min-ah menampilkan ketegangan karakter yang makin peka terhadap suara serta sensasi kecil di sekelilingnya.
Aktris tersebut menilai proses itu membawanya lebih dekat pada emosi Seo-jin. “Saya merasa seolah-olah mengalami sendiri ketakutan dan kecemasan seseorang yang kehilangan penglihatannya,” tuturnya.
Dua Saudara Kembar, Dua Pengalaman Berbeda
Tantangan Shin Min-ah dalam The Eyes tidak berhenti pada satu tokoh karena ia memerankan dua saudara kembar. Seo-jin dan Seo-in memiliki wajah yang sama, tetapi membawa pengalaman hidup serta beban emosi yang berbeda.
| Karakter | Profesi | Kondisi Utama |
|---|---|---|
| Seo-jin | Fotografer | Perlahan kehilangan penglihatan dan mencari kebenaran kematian saudara kembarnya |
| Seo-in | Seniman keramik | Telah lebih dahulu kehilangan penglihatan |
Seo-jin harus menghadapi ketakutan, kecemasan, rasa bersalah, kekaguman, dan beban emosional terhadap adiknya. Di tengah kondisi penglihatannya yang menurun, ia juga mencoba mengungkap kebenaran di balik kematian Seo-in.
Sebaliknya, Seo-in digambarkan telah membangun karier sebagai seniman keramik meski hidup tanpa penglihatan. Peran ini menuntut Shin Min-ah memperlihatkan cara tokoh tersebut mengalami dan memahami dunia dengan kepekaan yang berbeda.
Perbedaan itu membuat peran ganda Shin Min-ah tidak sekadar bergantung pada perubahan penampilan atau mimik. Ia harus membangun dua atmosfer emosional yang terpisah dalam satu film thriller psikologis.
Ketertarikan Shin Min-ah pada proyek ini berangkat dari kompleksitas emosi kedua karakter tersebut. The Eyes yang dibintangi Shin Min-ah dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 22 Juli.






