Enam dari 11 gardu induk yang terdampak gempa magnitudo 7,7 di Laut Flores telah kembali beroperasi. Pemulihan ini menjadi bagian dari penanganan sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Timur yang masih berlangsung.
PLN juga telah menormalkan 429 dari 3.478 gardu distribusi terdampak hingga pukul 11.30 WITA. Penanganan dilakukan bertahap sembari memastikan keamanan setiap bagian sistem sebelum dioperasikan.
Pembangkit Maumere Menjadi Langkah Awal
Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Maumere dinyatakan aman dan mulai difungsikan dalam proses penormalan. Pengoperasian pembangkit tersebut menjadi langkah awal untuk mendukung pemulihan pasokan listrik di wilayah terdampak.
PLN melakukan pemeriksaan pada pembangkit, transmisi, gardu induk, dan jaringan distribusi. Cakupan pekerjaan ini diperlukan karena sistem kelistrikan terdiri atas bagian-bagian yang saling terhubung.
Tim teknis juga memeriksa fasilitas distribusi yang menjadi jalur penyaluran listrik kepada pelanggan. Perbaikan dilanjutkan setelah kondisi teknis fasilitas dinilai dapat dioperasikan dengan aman.
| Infrastruktur Kelistrikan | Jumlah Terdampak | Telah Pulih |
|---|---|---|
| Gardu induk | 11 | 6 beroperasi |
| Gardu distribusi | 3.478 | 429 normal |
Rumah Sakit Masuk Prioritas
Di tengah pekerjaan pemulihan jaringan, PLN memprioritaskan penyaluran listrik ke rumah sakit dan posko penanganan bencana. Fasilitas tersebut didahulukan agar layanan penting tetap memperoleh dukungan listrik.
Prioritas itu diterapkan ketika sistem kelistrikan di NTT belum seluruhnya kembali normal. Penyaluran ke lokasi vital berjalan bersamaan dengan pemeriksaan dan perbaikan jaringan yang terdampak.
Gempa Laut Flores terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 06.00 WITA. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur kemudian mengerahkan petugas teknis untuk memeriksa dampak pada infrastruktur listrik.
General Manager PLN UIW NTT, F Eko Sulistyono, menyebut petugas terus bekerja mempercepat pemulihan. Menurut dia, keselamatan merupakan perhatian utama dalam seluruh proses penanganan.
“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat. Seluruh petugas PLN berkomitmen bekerja tanpa henti untuk memulihkan kelistrikan secepat mungkin. Keselamatan adalah prioritas utama kami,” kata F Eko Sulistyono.
Masyarakat Diminta Pantau Informasi Resmi
PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan memantau perkembangan penanganan melalui kanal resmi. Informasi tersedia melalui aplikasi PLN Mobile, layanan Contact Center 123, serta saluran komunikasi resmi PLN lainnya.
Pembaruan dari kanal resmi diperlukan agar masyarakat mengetahui kondisi pemulihan sesuai situasi di lapangan. PLN masih melanjutkan pemeriksaan dan perbaikan sistem kelistrikan Nusa Tenggara Timur pascagempa.






