Suara mesin V12 menjadi salah satu daya tarik utama Eccentrica Lamborghini Diablo V12 Roadster karena mobil ini hadir tanpa atap. Konfigurasi terbuka membuat pengemudi dan penumpang dapat menikmati karakter mesin naturally aspirated secara lebih langsung.
Namun, proyek ini bukan sekadar Diablo coupe yang kehilangan panel atapnya. Eccentrica melakukan rekayasa ulang pada struktur kendaraan untuk menjaga kekakuan bodi pada format roadster.
Basis Ikonik dengan Pendekatan Baru
Mobil ini tetap menggunakan Lamborghini Diablo sebagai basis kendaraan. Siluet tajam, kesan agresif, serta karakter supercar Italia era 1990-an masih menjadi identitas visual utamanya.
Eccentrica menambahkan material ringan dan detail aerodinamika baru pada rancangan tersebut. Pendekatan desain yang lebih modern membuatnya berada di antara warisan klasik dan kebutuhan performa saat ini.
Diablo dikenal sebagai salah satu ikon supercar Italia berkat desain tajam, pintu gunting khas Lamborghini, serta mesin V12. Roadster ini membawa elemen-elemen itu ke bentuk terbuka tanpa menghilangkan identitas dasarnya.
V12 5,7 Liter dengan Tuas Persneling Berpola Gerbang
Eccentrica mempertahankan mesin V12 5,7 liter naturally aspirated sebagai jantung mekanis kendaraan. Mesin tersebut telah disempurnakan hingga menghasilkan tenaga 550 hp.
Penyaluran tenaga dilakukan melalui transmisi manual gated enam percepatan. Pola gerbang pada tuas persneling memberi tuntutan fisik lebih besar ketika pengemudi memilih setiap gigi.
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Basis | Lamborghini Diablo |
| Konfigurasi | Roadster tanpa atap |
| Mesin | V12 5,7 liter naturally aspirated |
| Tenaga | 550 hp |
| Transmisi | Manual gated 6-percepatan |
| Kecepatan maksimum | Sekitar 335 km/jam |
Kombinasi mesin tanpa turbo dan bobot yang dioptimalkan diklaim memungkinkan mobil mencapai kecepatan maksimum sekitar 335 km/jam. Angka tersebut menunjukkan bahwa proyek ini tetap diarahkan sebagai kendaraan performa tinggi.
Stabilitas Menjadi Perhatian
Perubahan tenaga dan format bodi diimbangi pembaruan pada sektor kaki-kaki. Suspensi memperoleh penyetelan khusus untuk membantu kendaraan tetap stabil ketika melaju cepat.
Track dibuat lebih lebar untuk meningkatkan cengkeraman ban ke permukaan jalan. Sistem pengereman juga diperbarui dengan komponen berperforma tinggi guna menangani tenaga dari mesin V12.
Menurut palpos.disway.id, sektor manufaktur dan komponen teknisnya telah disesuaikan dengan tuntutan performa masa kini. Dengan demikian, restomod Lamborghini Diablo ini tidak hanya mengandalkan nostalgia desain.
Kelangkaan sebagai Nilai Utama
Eccentrica membatasi produksi roadster ini menjadi hanya 19 unit untuk pasar global. Setiap unit disebut dapat memperoleh personalisasi tinggi sesuai keinginan pemiliknya.
Pembatasan tersebut memperkuat posisinya sebagai mobil untuk kolektor yang mencari kombinasi langka. Desain terbuka, mesin V12 besar, serta transmisi manual merupakan unsur yang makin sulit ditemukan pada supercar baru.
Eccentrica mempertahankan pengalaman berkendara yang menuntut keterlibatan pengemudi melalui mesin, tuas persneling, dan pembaruan sasisnya. Roadster ini menjadi upaya membawa karakter mekanis Diablo ke era modern tanpa meninggalkan akar historisnya.






