Xiaomi 18 Berpotensi Tertinggal, Dua Model Pro Disebut Debut Lebih Awal

Xiaomi 18 berpeluang hadir belakangan ketika perhatian pasar sudah lebih dulu mengarah ke Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max. Model reguler itu disebut baru akan meluncur di China pada Desember, sementara dua varian Pro dikabarkan diperkenalkan pada bulan depan.

Pemisahan jadwal tersebut menjadi perubahan besar bagi pola peluncuran flagship Xiaomi. Selama ini, perusahaan umumnya memperkenalkan model standar dan varian Pro dalam satu agenda yang sama.

Dua Model Pro Didahulukan

Informasi mengenai jadwal baru ini beredar melalui unggahan tipster Digital Chat Station di Weibo. Gadgets360, yang mengutip ITHome, menyebut bocoran itu diyakini berkaitan dengan lini Xiaomi 18 untuk pasar China.

ModelJadwal yang DilaporkanKeterangan
Xiaomi 18 ProBulan depan di ChinaTelah dikaitkan dengan sejumlah bocoran spesifikasi
Xiaomi 18 Pro MaxBulan depan di ChinaBerpotensi menjadi flagship tertinggi lini ini
Xiaomi 18Desember di ChinaDisebut hadir dalam jadwal terpisah

Apabila jadwal tersebut terealisasi, calon pembeli Xiaomi 18 harus menunggu lebih lama daripada peminat varian Pro. Strategi ini juga memungkinkan Xiaomi menempatkan perangkat kelas atas sebagai pusat perhatian pada fase awal peluncuran.

Belum ada pernyataan resmi dari Xiaomi mengenai waktu debut tiga ponsel tersebut. Karena itu, jadwal peluncuran yang beredar masih perlu diperlakukan sebagai bocoran hingga perusahaan memberikan pengumuman langsung.

Berbeda dari Pola Xiaomi 17

Jadwal terpisah untuk model reguler akan berbeda dari generasi Xiaomi 17. Xiaomi 17, Xiaomi 17 Pro, dan Xiaomi 17 Pro Max disebut diperkenalkan bersama di China pada 25 September 2025.

Pada lini sebelumnya, beberapa model lain memang hadir menyusul setelah trio utama diumumkan. Varian 17T, Ultra, dan Max disebut tidak dirilis bersamaan, tetapi model standar tetap menjadi bagian dari agenda awal.

Situasi Xiaomi 18 dapat mengubah kebiasaan itu karena justru varian reguler yang dikabarkan datang paling akhir. Perubahan tersebut membuat posisi Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max semakin penting dalam strategi awal perusahaan.

Pro Max Bisa Menjadi Model Tertinggi

Posisi Xiaomi 18 Pro Max juga dinilai semakin menonjol setelah muncul laporan bahwa Xiaomi tidak akan merilis model Ultra pada tahun ini. Jika informasi tersebut benar, Pro Max berpotensi menjadi perangkat dengan posisi tertinggi dalam keluarga Xiaomi 18 hingga Xiaomi 19 diperkenalkan.

Xiaomi belum menjelaskan alasan di balik kemungkinan absennya varian Ultra. Status perangkat itu, sama seperti jadwal peluncuran Xiaomi 18, masih belum dapat dipastikan sebelum ada konfirmasi resmi.

Laporan yang beredar turut menyinggung pasar global, tempat Oppo dan Vivo disebut tidak berencana membawa model Ultra masing-masing. Dalam kondisi itu, Samsung disebut dapat menjadi satu-satunya merek yang menawarkan ponsel flagship Ultra di pasar global.

Bocoran Kamera dan Baterai Xiaomi 18 Pro

Di tengah kabar perubahan jadwal, Xiaomi 18 Pro sebelumnya dikaitkan dengan chipset Snapdragon 8 Gen 6 yang belum diumumkan. Platform tersebut disebut berpeluang menggunakan proses manufaktur 2 nm, meski rincian resminya belum tersedia.

Perangkat ini juga dikabarkan membawa kamera utama 200 MP dan kamera periskop telefoto 200 MP di bagian belakang. Kombinasi itu menunjukkan bahwa fotografi dapat menjadi salah satu fokus utama varian Pro.

Untuk daya, Xiaomi 18 Pro disebut dapat dibekali baterai 7.000 mAh dengan pengisian cepat kabel 100W. Spesifikasi akhir tetap berpotensi berubah saat Xiaomi mengungkap perangkatnya secara resmi.

Untuk saat ini, kepastian yang dinantikan adalah apakah Xiaomi benar-benar akan memisahkan debut model standar dari dua varian Pro. Pengumuman Xiaomi nantinya akan menentukan apakah Xiaomi 18 harus menunggu hingga Desember di China.

Baca Juga