Kritik Mahasiswa Harus Tetap Terjaga, Sahroni Soroti Kerawanan Aksi BEM UI

Ahmad Sahroni menilai mahasiswa perlu tetap kritis terhadap pemerintah, tetapi penyampaian pandangan itu harus berada di jalur yang tepat. Wakil Ketua Komisi III DPR RI tersebut berharap sikap kritis dapat memberi dorongan bagi pemerintah dalam menjalankan kepemimpinan.

Pesan itu disampaikan saat BEM UI merencanakan aksi di Bundaran HI, Jakarta. Sahroni juga mengingatkan kerawanan provokasi yang dapat membuat demonstrasi kehilangan fokus dari tuntutan utamanya.

Menurutnya, hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi harus tetap terlindungi. Namun, situasi yang tidak kondusif berisiko membuat penyampaian aspirasi tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Mudah-mudahan adik-adik memberikan satu semangat tetap kritis kepada pemerintah di jalur yang tepat dan mudah-mudahan itu memberikan satu semangat buat pemerintah juga,” pungkas politikus Partai NasDem tersebut.

Provokasi dikhawatirkan mengubah arah aksi

Sahroni meminta mahasiswa menghindari pihak-pihak yang ingin memprovokasi keadaan. Ia menilai tindakan semacam itu dapat mengganggu demonstrasi yang semula ditujukan untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah.

“Ya kan kita enggak tahu, menghindari orang-orang yang ingin memprovokasi. Disalurkan oleh adik-adik dengan baik, tiba-tiba ada provokasi yang membuat jadi nanti… Menyampaikan aspirasi nya jadi ga baik. Kita hindarin itu,” ujar Sahroni.

Ia berharap aksi dapat berlangsung lancar dan tertib. Dalam pandangannya, cara penyampaian yang baik penting agar pesan mahasiswa tetap menjadi perhatian utama.

Di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sahroni mengatakan telah mengetahui sejumlah tuntutan yang akan dibawa mahasiswa. Ia meminta agar tuntutan tersebut disalurkan tanpa hal-hal yang membuat jalannya demonstrasi menjadi tidak baik.

“Ya mudah-mudahan demo yang cukup baik, menyalurkan aspirasi kepada pemerintah kan sudah baca tuh ya beberapa tuntutan kepada pemerintah dilakukan secara baik-baik saja. Kita hindari hal-hal yang misalnya jangan ada hal-hal yang membuat jadi tidak baik,” kata Sahroni.

Rencana aksi di Bundaran HI

Aksi BEM UI dijadwalkan digelar pada Selasa, 18 Agustus 2026, di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Mahasiswa berencana membawa delapan tuntutan mengenai krisis kedaulatan, ekonomi, dan keadilan di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran.

Suara.com melaporkan perhatian Sahroni bertumpu pada dua hal dalam rencana aksi itu. Ia mendukung ruang penyampaian aspirasi mahasiswa sekaligus meminta kewaspadaan agar provokasi tidak mengubah arah demonstrasi.

Baca Juga