Dukuh Atas disiapkan menjadi titik baru dalam perluasan jaringan LRT Jakarta. Penyambungan ke kawasan Jakarta Pusat itu ditargetkan rampung pada Agustus 2028 dan akan menghubungkan empat kota administrasi.
Rencana tersebut mencakup akses antara Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat. Bagi jaringan angkutan massal, perluasan ini diposisikan sebagai langkah untuk memperkuat keterhubungan antarwilayah.
Empat Wilayah dalam Satu Arah Pengembangan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut penyambungan hingga Dukuh Atas akan membawa manfaat jaringan bagi empat kota. Ia menyampaikan arah pengembangan itu saat menjelaskan rencana trase lanjutan LRT.
“Nanti kalau kemudian kita sambungkan sampai Dukuh Atas, empat kota, jadi Jakarta Utara, Timur, Selatan, dan Jakarta Pusat,” kata Pramono Anung. Dukuh Atas dipilih sebagai titik penting karena akan memperluas jangkauan layanan rel Jakarta.
Jalur Lain yang Masuk Rencana
Pengembangan LRT tidak hanya diarahkan menuju Dukuh Atas. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan rencana sambungan Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium dan Velodrome menuju Halim.
Sambungan Kelapa Gading-JIS akan membuka arah pengembangan ke Jakarta Utara. Adapun jalur Velodrome-Halim disiapkan untuk mendekatkan akses LRT Jakarta ke Stasiun Kereta Cepat Whoosh.
| Rute Rencana | Tujuan | Manfaat Konektivitas |
|---|---|---|
| LRT Jakarta-Dukuh Atas | Jakarta Pusat | Menghubungkan 4 kota administrasi |
| Kelapa Gading-JIS | Jakarta International Stadium | Memperluas jaringan ke Jakarta Utara |
| Velodrome-Halim | Stasiun Kereta Cepat Whoosh | Mendekatkan akses antarmoda |
Pembangunan Dimulai Tahun Depan
Pramono menyatakan pembangunan jalur lanjutan menuju Dukuh Atas akan dimulai pada tahun depan. Pembahasan kesiapan proyek telah dilakukan bersama jajaran keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakpro.
Menurut Pramono, pendanaan untuk pekerjaan penyambungan serta penyelesaian trase telah tersedia. Detik Finance melaporkan pada Kamis, 13 Agustus 2026, bahwa target penyelesaian proyek dipasang pada Agustus 2028.
“Dananya sudah tersedia, dan diharapkan selesai pada bulan Agustus 2028,” ujar Pramono Anung. Keputusan mengenai tarif, menurut dia, akan dibahas setelah pengoperasian jalur yang direncanakan.
Menopang Perjalanan dengan Angkutan Umum
Pemerintah memproyeksikan LRT Jakarta dapat berfungsi sebagai salah satu backbone baru angkutan umum ibu kota. Konektivitas antarmoda dan antarwilayah menjadi fokus agar warga memiliki jaringan perjalanan yang lebih terhubung.
Pramono mengatakan tingkat keterpilihan angkutan umum Jakarta meningkat hampir 15 persen sepanjang bulan sebelumnya. Kenaikan itu dinilai menunjukkan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.
Jaringan transportasi massal Jakarta masih memerlukan penyelesaian MRT dari barat ke timur agar keterhubungannya semakin lengkap. Dalam konteks itu, jalur LRT menuju Dukuh Atas menjadi salah satu bagian dari penguatan sistem angkutan umum kota.






