Dua Lapis Indeks MSCI Bergeser, GOTO, BUKA, dan SMGR Masuk Daftar Keluar

Peninjauan MSCI Agustus 2026 mengubah posisi sejumlah emiten Indonesia pada dua kategori indeks berbeda. GOTO keluar dari Global Standard Indexes, sedangkan BUKA dan SMGR tercantum dalam daftar emiten yang keluar dari Global Small Cap Indexes.

Perubahan itu terjadi ketika MSCI juga melakukan penataan komposisi secara luas di Asia Pasifik. Sejumlah pasar besar mencatat pergantian saham dalam jumlah puluhan, terutama Tiongkok pada indeks standar dan Korea Selatan pada indeks small cap.

Di Indonesia, dua saham dikeluarkan dari Global Standard Indexes. Selain GOTO, identitas emiten Indonesia lainnya tidak dirinci dalam data perubahan.

Global Standard Indexes juga mencatat pencoretan di Australia, Jepang, dan Filipina. Jepang menjadi satu-satunya pasar dari kelompok tersebut yang disebut mendapat tambahan satu saham baru.

PasarKeluar dari Indeks StandarMasuk ke Indeks Standar
Australia4 sahamTidak dirinci
Jepang2 saham1 saham
Indonesia2 sahamTidak dirinci
Filipina1 sahamTidak dirinci

Australia mencatat empat saham keluar dari kelompok indeks standar. Filipina mencatat satu saham keluar, sementara jumlah saham baru di dua pasar itu tidak dirinci.

Small Cap Indonesia Ikut Berkurang

Kelompok Global Small Cap Indexes mencatat sembilan emiten Indonesia yang dikeluarkan. BUKA dan SMGR merupakan dua nama yang disebut secara terbuka, sedangkan nama lainnya tidak dijelaskan.

Kategori small cap mencakup emiten yang memiliki kapitalisasi lebih kecil dibandingkan kelompok standar. Karena itu, keluarnya saham-saham tersebut menunjukkan bahwa penyesuaian tidak hanya menyasar satu tingkat ukuran emiten.

Perubahan paling besar pada Global Small Cap Indexes terjadi di Korea Selatan. Sebanyak 49 saham keluar dari indeks itu, sementara 16 saham baru ditambahkan.

PasarKategoriPerubahan
Korea SelatanGlobal Small Cap Indexes49 keluar, 16 masuk
MalaysiaGlobal Small Cap Indexes3 keluar, 2 masuk
TiongkokGlobal Standard Indexes32 keluar, 33 masuk

Malaysia juga mencatat penyesuaian small cap dengan tiga saham keluar dan dua saham masuk. Angka itu jauh lebih kecil dibandingkan perubahan di Korea Selatan, tetapi tetap menunjukkan pergantian komposisi berlangsung lintas pasar.

Di Tiongkok, Global Standard Indexes mengalami pergantian 32 saham keluar dan 33 saham masuk. Tambahan satu saham secara bersih tidak mengurangi besarnya penataan ulang yang dilakukan pada daftar emiten indeks tersebut.

Menurut Detik Finance, tinjauan MSCI mencakup bursa di Australia, Jepang, Hong Kong, Tiongkok, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Filipina, Taiwan, Singapura, India, dan Indonesia. Cakupan itu menempatkan perubahan pada saham Indonesia sebagai bagian dari penyesuaian regional, bukan peristiwa yang berdiri sendiri.

Bagi pasar Indonesia, GOTO menjadi nama utama dalam perubahan Global Standard Indexes. Sementara keluarnya BUKA dan SMGR memperlihatkan bahwa penataan MSCI juga menjangkau kelompok saham small cap di Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga