Tendangan penalti Mariano Peralta pada menit ke-28 menjadi salah satu penanda kemenangan 3-0 Persib atas Sabah FC. Lebih dari sekadar gol pertama, momen itu memberi penyerang berusia 28 tahun tersebut kepercayaan diri baru menjelang jadwal pramusim dan kompetisi resmi.
Peralta menyatakan kepentingan tim tetap menjadi prioritasnya meski gol itu memiliki arti personal. Persib pun membutuhkan kesiapan seluruh pemain karena akan segera menghadapi Bali United, Manila Digger, dan PSM dalam rentang waktu yang berdekatan.
Gol Pertama dalam Kemenangan 3-0
Persib menghadapi Sabah FC dalam Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dalam laga tersebut, Peralta sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti pada menit ke-28.
Gol itu menjadi yang pertama bagi Peralta setelah pindah ke Persib dari Borneo FC. Ia datang dengan rekam jejak sebagai pemain terbaik Super League pada musim sebelumnya.
Kemenangan atas Sabah FC memberi Persib hasil positif di tengah persiapan pramusim. Bagi Peralta, hasil tersebut juga menjadi penguat setelah melalui rangkaian laga awal yang tidak sepenuhnya mudah.
Menurut Kompas.com, Peralta menyampaikan responsnya saat Persib berlatih di Bali United Training Center pada Senin, 17 Agustus 2026. Ia menilai gol itu penting, baik bagi hasil tim maupun proses membangun kembali keyakinan dirinya.
“Tentu sangat penting gol itu, untuk kemenangan tim dan bagi saya pribadi untuk mendapatkan kepercayaan diri lagi,” ujar Peralta. Namun, ia menegaskan tujuan utama seorang pemain adalah membantu tim meraih hasil terbaik.
“Tapi yang utama tetaplah membantu tim menang,” kata Peralta. Sikap tersebut relevan bagi Persib yang tengah mematangkan kekuatan menjelang sejumlah pertandingan penting.
Skuad Mulai Lengkap
Peralta merasakan perkembangan kondisi secara bertahap dalam persiapan Persib. Ia juga melihat tim mulai memiliki pemain yang lebih lengkap untuk membangun kesiapan bersama.
“Setiap hari saya merasa lebih baik. Pertandingan kemarin hasilnya baik, lalu tim mulai komplet, saya merasa kian baik,” ujar Peralta. Proses itu menjadi modal bagi sang penyerang untuk meningkatkan kontribusinya pada laga-laga mendatang.
Sebelum gol ke gawang Sabah FC, Peralta telah melakoni debut bersama Persib saat melawan Persija di semifinal Piala Presiden 2026. Igor Tolic lalu kembali menurunkannya ketika Persib menghadapi Persebaya pada partai final.
Namun, Peralta tidak dapat menyelesaikan pertandingan final tersebut karena menerima kartu merah. Pertandingan melawan Sabah FC kemudian membuka peluang baginya untuk kembali tampil dan meninggalkan kontribusi positif.
Rangkaian Laga Menjelang Musim Baru
Setelah kemenangan atas Sabah FC, Persib masih memiliki satu laga dalam Dewata Challenge Series. Bali United akan menjadi lawan berikutnya sebelum perhatian beralih ke dua agenda resmi di kandang.
| Agenda Persib | Lawan | Jadwal | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Dewata Challenge Series | Sabah FC | 15 Agustus 2026 | Menang 3-0 |
| Dewata Challenge Series | Bali United | 18 Agustus 2026, 19.30 WIB | Di Bali |
| Playoff AFC Champions League 2 2026-2027 | Manila Digger | 31 Agustus | Bermain di kandang |
| Super League 2026-2027 | PSM | 6 September | Bermain di kandang |
Laga melawan Bali United akan menjadi tahap lanjutan bagi Persib untuk menguji komposisi tim. Pertandingan itu juga memberi Peralta kesempatan menjaga ritme setelah mencetak gol perdananya.
Persib selanjutnya akan menjamu Manila Digger dalam playoff AFC Champions League 2 2026-2027 pada 31 Agustus. Sesudahnya, klub peraih tiga gelar liga secara beruntun itu akan menghadapi PSM pada Super League 2026-2027, 6 September.
Peralta memasuki periode tersebut dengan situasi yang berbeda dibanding awal perjalanannya di Persib. Gol dari titik penalti ke gawang Sabah FC menjadi modal personal, sedangkan kemenangan tetap menjadi target yang ia utamakan bersama tim.






