EMP Raup Laba Bersih US$45,2 Juta, Aset Produksi Topang Kenaikan 27 Persen

PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) meraih laba bersih US$45.234.133 pada semester pertama 2026. Pencapaian itu naik 27 persen dari US$35.725.157 pada semester pertama 2025.

Kenaikan tersebut ditopang kontribusi berkelanjutan dari portofolio aset yang telah berproduksi dan peningkatan pendapatan perseroan. Manajemen juga menempatkan optimalisasi aset produksi sebagai fokus untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis.

Aset Produksi Menjadi Penopang

Chief Executive Officer sekaligus Presiden Direktur EMP, Syailendra S. Bakrie, menyebut kinerja enam bulan pertama tahun ini mencerminkan kondisi keuangan yang solid. Menurutnya, aset yang telah berproduksi memberi sumbangan berkelanjutan terhadap hasil perusahaan.

“EMP membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester pertama 2026, didukung oleh kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio aset yang telah berproduksi serta peningkatan pendapatan Perseroan,” ujar Syailendra dalam keterangan resmi, Senin, 17 Agustus 2026. Pernyataan itu disampaikan saat EMP melaporkan capaian keuangan semester pertama 2026.

Perseroan akan meneruskan upaya optimalisasi atas aset yang sudah dimiliki dan telah berproduksi. Berbagai inisiatif pertumbuhan juga disiapkan untuk mendukung perkembangan bisnis pada periode berikutnya.

Disiplin kegiatan operasional di lapangan menjadi bagian dari perhatian EMP dalam menjalankan strategi tersebut. Langkah ini diarahkan untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Penjualan dan EBITDA Menguat

Selain laba bersih, penjualan bersih EMP pada 1H 2026 naik menjadi US$283.374.006. Nilai itu tumbuh 19 persen dibandingkan US$239.110.202 pada 1H 2025.

EBITDA perseroan juga meningkat 25 persen secara tahunan menjadi US$186.275.030. Pada semester pertama tahun sebelumnya, EBITDA EMP tercatat US$149.225.180.

Indikator1H 20261H 2025Pertumbuhan
Penjualan BersihUS$283.374.006US$239.110.20219 persen
EBITDAUS$186.275.030US$149.225.18025 persen
Laba BersihUS$45.234.133US$35.725.15727 persen

Di antara tiga indikator tersebut, laba bersih mencatat pertumbuhan tahunan paling tinggi. Kinerja itu menunjukkan peningkatan pada penjualan, hasil operasional, dan laba yang dibukukan perseroan sepanjang paruh pertama 2026.

Menjaga Keluwesan Pendanaan

Di sisi keuangan, EMP menyatakan tetap menggunakan pendekatan prudent untuk mengelola sumber daya dan kebutuhan pendanaan. Kebijakan tersebut berjalan seiring dengan agenda optimalisasi aset dan inisiatif pertumbuhan perusahaan.

Chief Financial Officer sekaligus Wakil Presiden Direktur EMP, Edoardus Ardianto, mengatakan pengelolaan pendanaan tetap diarahkan untuk mendukung kegiatan usaha. Pada saat yang sama, perusahaan berupaya mempertahankan fleksibilitas keuangan dan efektivitas pengelolaannya.

“EMP terus menerapkan pendekatan yang prudent dalam mengelola sumber daya keuangan dan kebutuhan pendanaan Perseroan,” kata Edoardus. Ia menegaskan fokus perusahaan adalah mendukung kegiatan usaha dengan tetap menjaga fleksibilitas keuangan dan pengelolaan yang efektif.

Pengaturan kebutuhan pendanaan menjadi relevan bagi EMP ketika menjalankan strategi pertumbuhan secara disiplin. Perseroan menyatakan langkah tersebut dimaksudkan untuk menopang keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

Baca Juga