9 Provinsi Mengisi Tim Penurunan Merah Putih di Istana Merdeka

Sembilan provinsi mengirimkan pelajar untuk mengisi formasi penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka. Mereka bertugas dalam Tim Adil Makmur pada upacara sore peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Susunan ini menghadirkan perwakilan dari Jawa Barat, Papua, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Sumatra Utara. Para pelajar tersebut berasal dari sekolah yang berbeda dan menjalankan peran sesuai penetapan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Penurunan bendera dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB sesudah upacara penaikan selesai. Tahap ini memerlukan formasi yang mencakup pimpinan kelompok, pembawa baki, penggerek, pembentang, serta anggota serpihan.

Komandan dan Petugas Bendera

Baruno Wicaksono dari Jawa Barat dipercaya menjadi Komandan Kelompok 17. Siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi itu memimpin barisan dalam formasi Paskibraka.

Komandan Kelompok 8 dijalankan Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur. Ia merupakan siswa SMA Katolik Giovanni Kupang.

Dua tugas teknis pada Kelompok 8 diberikan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dan Mirza Rafi Navazani. Maharazthu, siswa SMA Negeri 1 Taliwang dari Nusa Tenggara Barat, menjadi penggerek bendera, sementara Mirza dari SMA Negeri 1 Sintang, Kalimantan Barat, bertugas membentangkan bendera.

PeranPetugasProvinsiSekolah
Komandan Kelompok 17Baruno WicaksonoJawa BaratSMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi
Komandan Kelompok 8Atanasius Meyllano Frans YogarNusa Tenggara TimurSMA Katolik Giovanni Kupang
Penggerek benderaMaharazthu Rizqhy Ramadhana ChubuyanaNusa Tenggara BaratSMA Negeri 1 Taliwang
Pembentang benderaMirza Rafi NavazaniKalimantan BaratSMA Negeri 1 Sintang
Pembawa bakiNeeltje Delina Insjowi WerimonPapuaSMA Negeri 8 Jayapura
Cadangan pembawa bakiIsmi UlfaidahSulawesi BaratSekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar

Peran Baki dan Anggota Serpihan

Neeltje Delina Insjowi Werimon dari Papua mendapat tugas membawa baki Sang Merah Putih. Siswi SMA Negeri 8 Jayapura tersebut menjadi petugas utama pada bagian baki dalam prosesi itu.

Ismi Ulfaidah dari Sulawesi Barat menjadi cadangan pembawa baki. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar.

Tiga pelajar lain memperkuat serpihan Kelompok 8 dalam formasi Tim Adil Makmur. Chintya Graciella Rorong dari SMA Negeri 2 Palu menjadi wakil Sulawesi Tengah.

Cinzia Christovani Marantika dari SMA Negeri Siwalima Ambon mewakili Maluku. Felesia Rismaito Munthe, siswi SMA Unggul Del, ikut mengisi anggota serpihan dari Sumatra Utara.

Komposisi ini memperlihatkan keterlibatan pelajar dari beragam daerah dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih. Setiap anggota ditempatkan dalam peran yang saling terkait pada rangkaian upacara di Istana Merdeka.

Setelah tahap penaikan bendera berakhir, formasi penurunan menjalankan tugasnya pada upacara sore. Penetapan personel tersebut menempatkan siswa dari berbagai wilayah dalam salah satu tugas penting upacara kenegaraan.

Baca Juga