Dari Hybrid Hemat ke Tampilan Balap, Rumor Toyota Prius GR Menguat untuk 2027

Toyota Prius berpeluang meninggalkan citra lamanya sebagai mobil hybrid yang semata-mata mengejar efisiensi bahan bakar. Rumor Toyota Prius GR mengarah pada versi dengan tampilan lebih tajam dan kemungkinan peningkatan performa.

Petunjuk mengenai arah desain tersebut pernah ditampilkan melalui Prius 24h Le Mans Centennial GR Edition pada 2023. Konsep itu memperlihatkan bagaimana Prius dapat memperoleh karakter balap tanpa meninggalkan identitas elektrifikasinya.

Toyota membuat mobil konsep tersebut untuk memperingati 100 tahun ajang Le Mans. Sejumlah elemennya mengambil inspirasi dari Toyota GR010 Hybrid yang digunakan dalam balapan.

Bagian depan konsep Prius ini menggunakan canard dan splitter berukuran besar. Tampilan sampingnya diperkuat side skirt yang lebih tebal, sementara kap mesin serta atap memakai serat karbon.

Di belakang, konsep tersebut memiliki wheel spat berventilasi, spoiler, diffuser besar, dan tambahan material serat karbon. Proporsi yang lebih lebar membuat tampilannya berbeda tajam dari Prius versi standar.

Jika masuk produksi, Prius GR kemungkinan tidak membawa seluruh elemen ekstrem dari konsep Le Mans tersebut. Meski begitu, konsep itu memperlihatkan kesiapan arah desain Toyota untuk menghasilkan Prius yang lebih sporty.

Performa yang Bisa Menentukan

Perubahan tampilan akan memunculkan tuntutan terhadap peningkatan kemampuan mekanis. Konsep Prius 24h Le Mans Centennial GR Edition sendiri masih menggunakan sistem penggerak hybrid standar.

Prius yang beredar saat ini tersedia dalam pilihan hybrid dan plug-in hybrid, dengan penggerak roda depan maupun semua roda. Varian terkuatnya adalah Toyota Prius PHEV penggerak roda depan, yang sebelumnya dikenal sebagai Prius Prime di Amerika Serikat.

ModelPenggerakTenaga0-97 km/jam
Prius PHEV2,0 liter PHEV, roda depan220 tk6,6 detik
RAV4 PHEVPHEV, roda depan264 tkTidak disebutkan
RAV4 GR Sport2,5 liter PHEV, semua roda324 tk5,4 detik

Prius PHEV menghasilkan 220 tk dan mencatatkan waktu 6,6 detik untuk berakselerasi dari 0 hingga 97 km per jam. Catatan itu sudah menunjukkan potensi Prius untuk menawarkan pengalaman berkendara yang tidak hanya berorientasi pada konsumsi bahan bakar.

RAV4 PHEV penggerak roda depan menawarkan tenaga 264 tk dan disebut dapat menjadi pilihan yang cukup untuk peningkatan berarti. Sementara itu, RAV4 GR Sport menghasilkan 324 tk dengan penggerak semua roda dan akselerasi 0-97 km per jam dalam 5,4 detik.

Penerapan sistem RAV4 GR Sport pada Prius dipandang sebagai opsi yang terlalu ekstrem. Namun, perbandingan tersebut menunjukkan rentang performa yang secara teknis tersedia dalam jajaran kendaraan plug-in hybrid Toyota.

Rumor di Tengah Penjualan yang Melambat

Laporan media Jepang yang dikutip Kompas Otomotif menyebut Prius GR berpotensi diperkenalkan pada Januari 2027. Hingga kini, Toyota belum mengonfirmasi jadwal, spesifikasi mesin, maupun bentuk final mobil itu.

Kabar tersebut beredar ketika penjualan Prius disebut melambat di sejumlah pasar. Di Amerika Serikat, penjualan Prius dilaporkan turun 42 persen sepanjang tahun ini.

Apabila produksi Prius dihentikan, Toyota disebut dapat memperluas lini Corolla untuk mengisi ruang yang ditinggalkan. Dalam situasi itu, sentuhan Toyota Gazoo Racing dapat menjadi upaya memberi nilai pembeda bagi Prius sebelum generasi sekarang berakhir.

Belum ada foto pengujian atau detail teknis yang dapat memastikan proyek tersebut. Rumor ini tetap menarik karena membuka kemungkinan Prius menutup perjalanannya dengan perpaduan efisiensi hybrid dan pendekatan performa.

Baca Juga