Rata-rata volume transaksi saham di Bursa Efek Indonesia turun 14,86 persen selama pekan 10-14 Agustus 2026. Volume harian tercatat 34,01 miliar saham, lebih rendah dari 39,95 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Meski aktivitas perdagangan menyusut, kapitalisasi pasar BEI justru meningkat Rp53 triliun. Nilainya naik 0,28 persen menjadi Rp11.243 triliun dari posisi Rp11.212 triliun pada pekan sebelumnya.
Nilai dan Frekuensi Transaksi Ikut Turun
Penurunan volume berlangsung bersama melemahnya rata-rata nilai transaksi harian. Nilai perdagangan harian menjadi Rp15,21 triliun, turun 1,07 persen dibandingkan Rp15,38 triliun pada pekan sebelumnya.
Frekuensi transaksi harian juga berkurang menjadi 2,09 juta kali. Angka itu turun 9,67 persen dari rata-rata 2,32 juta kali transaksi harian sebelumnya.
| Indikator Perdagangan | 10-14 Agustus 2026 | Pekan Sebelumnya | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Volume transaksi harian | 34,01 miliar saham | 39,95 miliar saham | Turun 14,86% |
| Nilai transaksi harian | Rp15,21 triliun | Rp15,38 triliun | Turun 1,07% |
| Frekuensi transaksi harian | 2,09 juta kali | 2,32 juta kali | Turun 9,67% |
| Kapitalisasi pasar BEI | Rp11.243 triliun | Rp11.212 triliun | Naik 0,28% |
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyatakan kinerja perdagangan saham pada periode tersebut bervariasi. Ia menyebut rata-rata nilai transaksi harian mengalami penurunan menjadi Rp15,21 triliun.
“Rata-rata nilai transaksi harian turut mengalami penurunan yaitu sebesar 1,07% menjadi Rp 15,21 triliun dari Rp 15,38 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar. Penurunan ini melengkapi pelemahan pada volume dan frekuensi transaksi harian.
IHSG Bergerak Berlawanan dengan Kapitalisasi
IHSG menutup perdagangan pekan tersebut di level 6.401,8. Posisi itu turun 0,12 persen dari level 6.409,6 pada akhir pekan sebelumnya.
Dengan demikian, indeks utama bursa bergerak melemah tipis ketika total kapitalisasi pasar justru bertambah. Data perdagangan BEI yang dilansir Investor Daily mencatat perbedaan arah kedua indikator tersebut dalam periode yang sama.
Jual Bersih Asing Berlanjut
Investor asing membukukan jual bersih Rp1.034 triliun pada Jumat dalam pekan perdagangan tersebut. Sepanjang tahun 2026, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp72.873 triliun.
Catatan jual bersih itu muncul ketika indikator likuiditas perdagangan melemah dan IHSG turun tipis. Namun, kapitalisasi pasar BEI tetap tercatat meningkat hingga mencapai Rp11.243 triliun.






