Gelombang tsunami hingga 0,94 meter terdeteksi di Maurole, Ende, setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah dekat Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Warga yang berada di pesisir diminta menjauh hingga 1 kilometer dari garis pantai selama peringatan dini masih berlaku.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tsunami juga teramati di sejumlah titik lain di Nusa Tenggara Timur dan wilayah sekitarnya. Perbedaan tinggi gelombang di setiap lokasi menunjukkan pentingnya warga mengikuti arahan otoritas di daerah masing-masing.
Gelombang Teramati di Enam Lokasi
Data pembaruan BMKG menunjukkan Maurole-Ende menjadi lokasi dengan gelombang tertinggi dalam daftar pengamatan yang dirilis. Gelombang juga tercatat di Bulukumba, Sikka, Labuan Bajo, Baubau, serta Flores Timur.
| Lokasi Pengamatan | Tinggi Gelombang |
|---|---|
| Maurole-Ende | 0,94 meter |
| Bulukumba | 0,54 meter |
| Pelabuhan Kewapante-Sikka | 0,38 meter |
| Labuan Bajo | 0,36 meter |
| Baubau | 0,30 meter |
| Flores Timur | 0,25 meter |
BMKG menyebut potensi tsunami mencakup wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Masyarakat di kawasan pantai diimbau tidak mendekati garis pesisir serta menunggu informasi resmi berikutnya.
BNPB Tekankan Warga Segera Menjauh
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menegaskan bahwa tindakan pertama warga ialah menghindari pantai. Dalam Breaking News Metro TV pada Sabtu, 15 Agustus 2026, ia mengatakan, “Pertama harus menjauhi pantai. Kalau melihat situasi saat ini hrus menjauhi pantai.”
Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi masyarakat yang tinggal, beraktivitas, atau berada di sekitar kawasan pesisir. Warga diminta mengikuti instruksi dari BMKG, BNPB, dan BPBD setempat, bukan mengandalkan informasi yang belum terverifikasi.
Pusat Gempa Berada Dekat Mbay
Gempa M7,7 di NTT terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer di timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
Berdasarkan pembaruan BMKG, lokasi gempa berada di koordinat 8,41 derajat Lintang Selatan dan 121,39 derajat Bujur Timur. Kedalaman yang tergolong dangkal menjadi salah satu konteks penting dalam penerbitan peringatan dini tsunami setelah guncangan besar tersebut.
| Data Gempa | Keterangan |
|---|---|
| Magnitudo | 7,7 |
| Waktu kejadian | 04.58 WIB, Sabtu 15 Agustus 2026 |
| Lokasi pusat gempa | 30 km timur laut Mbay, Nagekeo, NTT |
| Kedalaman | 15 km |
| Koordinat | 8,41 LS dan 121,39 BT |
Peringatan dini diterbitkan untuk memberi ruang bagi warga pesisir mengambil langkah keselamatan secepat mungkin. Menjauhi pantai menjadi pesan utama karena gelombang tsunami telah terdeteksi di sejumlah titik pemantauan.
Informasi mengenai lokasi terdampak dan tinggi gelombang dapat berubah sesuai hasil pemantauan terbaru. Masyarakat perlu terus memperhatikan pengumuman resmi dari BMKG, BNPB, serta BPBD hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.






