Threads Catat 350 Juta DM per Pekan, Meta AI Kini Masuk Ruang Percakapan Privat

Threads mencatat sekitar 350 juta pesan langsung per pekan, menandakan ruang percakapan privat semakin penting bagi pertumbuhan aplikasi tersebut. Di tengah kenaikan aktivitas itu, Meta mulai mengintegrasikan Meta AI ke fitur pesan langsung atau DM Threads.

Pengguna kini dapat mengajukan pertanyaan, mencari informasi, meminta bantuan menyusun teks, hingga melakukan brainstorming tanpa berpindah ke aplikasi lain. Interaksi dengan chatbot juga tidak perlu muncul di linimasa publik yang dapat dilihat pengguna lain.

IndikatorData MetaMakna
Pesan langsungSekitar 350 juta DM per pekanAktivitas percakapan privat di Threads tergolong tinggi
Pesan per penggunaNaik sekitar 30 persen sejak awal tahunPenggunaan DM terus meningkat

Data tersebut menunjukkan perubahan cara pengguna berinteraksi di Threads. Percakapan yang sebelumnya banyak berlangsung melalui unggahan singkat kini semakin berpindah ke ruang yang lebih personal.

Menurut laporan Medcom.id yang mengutip Digital Trends, peningkatan penggunaan DM terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Meta pun terus mengembangkan sistem pesan langsung native milik Threads untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut.

AI Ditempatkan di Titik Percakapan Utama

Integrasi Meta AI membuat DM tidak hanya berfungsi sebagai saluran berkirim pesan antarpengguna. Fitur ini menjadikan ruang percakapan privat sebagai tempat memperoleh bantuan berbasis kecerdasan buatan secara langsung.

Pengguna dapat memanfaatkan Meta AI untuk kebutuhan individual yang belum tentu relevan dijadikan unggahan terbuka. Menyusun draf tulisan atau menanyakan informasi sederhana, misalnya, dapat dilakukan tanpa mengganggu konteks percakapan publik di feed.

Langkah tersebut juga mengurangi kebutuhan untuk keluar dari Threads saat ingin menggunakan chatbot. Meta AI hadir sebagai fitur pendamping di salah satu area interaksi yang kini semakin aktif digunakan.

DM Native Terus Diperkuat

Sebelum memiliki sistem DM sendiri, pengguna Threads mengandalkan kotak masuk Instagram untuk berkirim pesan. Kini, Threads mengembangkan layanan pesan native yang juga mendukung percakapan grup serta peningkatan pengalaman berkirim pesan.

Connor Hayes, Head of Threads di Meta, sebelumnya menilai tren pertumbuhan percakapan privat sebagai perkembangan positif. Menurutnya, pengguna dapat membagikan konten dengan cara yang lebih personal sekaligus meningkatkan keterlibatan di dalam aplikasi.

Masuknya Meta AI memperluas peran Threads dari platform diskusi publik berbasis unggahan singkat. Aplikasi ini kini memadukan percakapan terbuka, komunikasi privat, dan bantuan AI dalam satu layanan.

Perlindungan Data Tetap Menjadi Perhatian

Kemudahan memakai AI di DM tidak otomatis berarti seluruh percakapan mendapat perlindungan privasi yang sama seperti layanan pesan terenkripsi end-to-end. Pengguna perlu memahami bahwa interaksi dengan chatbot dapat memiliki karakter perlindungan data yang berbeda.

Data pribadi serta informasi sensitif sebaiknya tidak dibagikan saat menggunakan Meta AI. Kehadiran AI di ruang privat perlu diimbangi dengan kehati-hatian pengguna dalam memilih informasi yang dikirimkan.

Meta sebelumnya telah memperluas distribusi AI-nya ke Facebook, Instagram, Messenger, dan WhatsApp. Integrasi di Threads memperkuat strategi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman AI yang seragam di berbagai layanan yang digunakan setiap hari.

Baca Juga