Mouse 42 Gram Ini Punya Klik Optik dan Magnetik, Bobotnya Bisa Ditambah hingga 62 Gram

Keychron G6 HE UltraLight menawarkan pendekatan yang tidak lazim pada mouse ringan. Perangkat ini dapat beralih antara karakter klik optik dan magnetik, sementara bobot dasarnya dimulai dari 42 gram.

Pengguna juga tidak harus bertahan pada bobot ultra-ringan. Versi dengan baterai yang dapat dilepas memungkinkan penambahan pemberat hingga total bobotnya mencapai 52 gram atau 62 gram.

Dua Pilihan Bobot dan Baterai

Keychron menyediakan dua konfigurasi untuk G6 HE UltraLight yang membedakan sistem baterai serta bobot perangkat. Keduanya memakai baterai berkapasitas 350mAh, tetapi model baterai tanam dibuat untuk mengejar bobot paling rendah.

VarianKonfigurasi bateraiBobotHarga kampanye
Baterai tanam350mAh, tidak dapat ditukar42 gram11.968 yen
Baterai dapat ditukar350mAh, dapat dilepas-pasang46 gram14.344 yen

Varian baterai tanam hanya tersedia dalam warna hitam. Sementara itu, versi baterai dapat ditukar memberi pilihan penyesuaian bobot bagi pengguna yang membutuhkan pegangan lebih mantap.

Keychron menyebut daya tahan baterai dapat mencapai hingga 340 jam saat perangkat menggunakan Bluetooth. Durasi tersebut bergantung pada pola pemakaian pengguna.

Pada koneksi 2,4GHz dengan tingkat pemungutan data 8kHz, daya tahan yang disebutkan turun menjadi sekitar 35 jam. Perbedaan ini memperlihatkan konsumsi daya yang lebih tinggi saat perangkat bekerja pada tingkat pemungutan data maksimal.

MagOptic untuk Mengubah Karakter Klik

Daya tarik utama Keychron G6 HE UltraLight berada pada tombol klik kiri dan kanan. Keduanya memakai MagOptic switch yang dapat berganti antara mode optik dan magnetik melalui pendeteksian elektromagnetik.

Menurut Keychron, sistem itu memungkinkan respons input diatur lebih presisi tanpa menghilangkan sensasi klik fisik yang tegas. Switch tersebut juga diklaim memiliki ketahanan hingga 100 juta klik.

Pendekatan ini memberi ruang bagi pengguna untuk menentukan karakter klik yang sesuai dengan preferensi mereka. Fitur tersebut menjadi pembeda ketika banyak mouse ringan berfokus terutama pada pengurangan bobot.

Sensor PixArt dan Bentuk Penuh

Gizmochina melaporkan perangkat ini menggunakan pengontrol Nordic nRF54LM20A dan sensor PixArt PAW3955. Kombinasi tersebut menangani pemrosesan input pada mouse dengan bentuk simetris dan rancangan ergonomis.

Cangkangnya dibuat dari plastik ABS dan PC yang diberi lapisan nano. Lapisan ini dirancang untuk membantu menahan selip serta keausan selama penggunaan.

Dimensi perangkat mencapai 123,7 x 63 x 41 mm. Ukuran tersebut mempertahankan bentuk penuh meski Keychron menekan bobot mouse hingga 42 gram pada varian paling ringan.

Selain hitam dan putih, lini ini juga tersedia dalam lima pilihan warna matte semi-transparan. Namun, pilihan warna tersebut tidak berlaku untuk varian baterai tanam yang hanya dijual dalam warna hitam.

Dijual Lewat Kampanye di Jepang

Keychron memasarkan G6 HE UltraLight melalui kampanye pendanaan bersama di Jepang. Harga awalnya 11.968 yen untuk model baterai tanam dan 14.344 yen untuk model dengan baterai dapat ditukar.

Mouse ini menambah jajaran perangkat Keychron yang mengadopsi teknologi pendeteksian magnetik. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah memakai pendekatan serupa pada keyboard K2 HE untuk pengaturan input yang lebih presisi.

Baca Juga