Tenda hingga Selimut Dikirim Usai Gempa 7,7 Flores, Menjangkau 700 Warga

Sekitar 700 warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Flores menerima bantuan berupa tenda, selimut, bahan pokok, air mineral, dan perlengkapan kebersihan. Bantuan logistik dari PT Pertamina (Persero) disalurkan untuk mendukung kebutuhan darurat warga setelah gempa.

Penyaluran dilakukan pada Minggu, 16 Agustus 2026, di enam titik distribusi. Pertamina melibatkan FT Maumere dan tim Community Involvement Development atau CID dalam pelaksanaan bantuan tersebut.

Bantuan menjangkau enam jalur distribusi

Enam lokasi dipilih sebagai jalur penyaluran bagi warga yang memerlukan bantuan. Distribusi tersebut mencakup kawasan Lapangan Gelora Samador, Kelurahan Makendetung, Waipare, Beru 1, Beru 2, dan Waioti.

No.Lokasi Bantuan
1Lapangan Gelora Samador
2Kelurahan Makendetung
3Waipare
4Beru 1
5Beru 2
6Waioti

Bahan pokok dan air mineral disiapkan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak. Tenda dan selimut ditujukan untuk mendukung kebutuhan warga yang berada dalam pengungsian.

Perlengkapan kebersihan turut menjadi bagian dari bantuan yang didistribusikan. Seluruh penyaluran dilakukan dengan koordinasi pemerintah daerah setempat agar bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.

Pemantauan kebutuhan dilakukan berkala

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyebut bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian dan respons cepat bagi masyarakat terdampak. Tim lapangan, menurutnya, terus bergerak bersama pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan ke lokasi yang memerlukan.

“Pertamina hadir untuk menyalurkan energi kebaikan, menguatkan masyarakat yang terdampak, dan bersama-sama mendorong mereka untuk bangkit,” ujar Kitty Andhora. Ia menyampaikan bahwa FT Maumere dan tim CID menjalankan penyaluran melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.

Pertamina menyatakan koordinasi berkala tetap dilakukan untuk memantau perkembangan situasi. Upaya itu diarahkan agar kebutuhan pengungsi dapat dipenuhi secara optimal selama penanganan dampak gempa berlangsung.

Pusat gempa berada di Laut Flores, sekitar 30 hingga 38 kilometer di timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Dampaknya turut dirasakan hingga wilayah Kabupaten Sikka, termasuk Maumere.

Desa Meken Detung menerima dukungan

Pemerintah Desa Meken Detung mengapresiasi kehadiran tim tanggap darurat dan bantuan yang diterima warga. Dukungan tersebut dinilai membantu masyarakat yang menghadapi dampak gempa di wilayah desa.

“Atas nama seluruh masyarakat Desa Meken Detung, kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang sudah hadir untuk membantu meringankan apa yang kami alami akibat dampak gempa,” ujar Pj. Kepala Desa Meken Detung, Antonius Moa. Ia menyebut bantuan itu sangat bermanfaat bagi masyarakat desa.

Melalui program Pertamina Peduli, penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana akan terus dilakukan. Pertamina bersama pemerintah daerah melanjutkan pemantauan kondisi agar dukungan untuk pengungsi tetap tersedia.

Baca Juga