Telur Mata Sapi atau Dadar, Selisih Gizinya Tipis tetapi Minyak Menentukan

Pilihan antara telur mata sapi dan telur dadar tidak banyak mengubah gizi dasar dari satu butir telur. Perbedaan yang lebih nyata muncul setelah minyak, keju, daging olahan, atau sayuran ditambahkan ke dalam masakan.

Dr. Karina Rahmadia Ekawidyani menyebut kandungan kedua olahan telur tersebut hampir sama. Menurutnya, kandungan lemak dari minyak menjadi pembeda yang paling penting.

“Tidak ada perbedaan kandungan yang signifikan antara telur dadar dan telur ceplok. Biasanya yang membedakan keduanya adalah kandungan lemak, yang bergantung pada jumlah minyak yang digunakan,” ujar Dr. Karina dalam penjelasan yang dikutip dari laman resmi IPB University.

Data Dasar Satu Butir Telur

Mayo Clinic mencatat satu butir telur mengandung sekitar 75 kalori, 5 gram lemak, dan 6 gram protein. Telur juga memiliki 67 mg kalium dan 70 mg natrium.

Bahan pangan ini menyediakan vitamin A, vitamin D, vitamin B12, serta kolin yang berperan dalam berbagai tahapan metabolisme tubuh. Kandungan protein pada telur dadar dari satu butir telur tetap berada di kisaran 6 gram.

PerbandinganTelur DadarTelur Mata Sapi
Dasar proteinSekitar 6 gram per butir telurBerasal dari telur yang sama
Kalori dan lemakBergantung minyak dan isianSekitar 90-100 kkal, lemak 7-9 gram
Faktor utamaKeju, daging olahan, sayuran, minyakJenis serta jumlah minyak

Perbedaan Muncul Saat Telur Dimasak

Telur Mata Sapi standar biasanya mengandung sekitar 185-200 mg kolesterol. Meski tidak memakai isian, telur ceplok dapat memiliki kalori lebih tinggi ketika digoreng menggunakan minyak dalam jumlah besar.

Penggorengan dengan minyak sangat banyak menghasilkan kalori jauh lebih tinggi dibandingkan penggorengan di wajan dengan sedikit minyak. Semakin luas bagian telur terkena minyak, semakin banyak lemak yang berpotensi terserap pada putih telur.

Satu sendok teh minyak dapat menambah sekitar 40 kalori pada makanan. Penggunaan Minyak Goreng secara berlebihan karena itu dapat mengubah profil gizi telur secara cepat.

Telur Dadar Bisa Lebih Lengkap atau Lebih Berat

Telur Dadar dapat menjadi menu yang lebih seimbang bila dipadukan dengan sayuran dan dimasak memakai sedikit minyak. Sayuran menambah serat serta antioksidan tanpa menambah kalori dalam jumlah besar.

Di sisi lain, keju meningkatkan kandungan lemak dan natrium. Daging olahan juga dapat memberi tambahan lemak jenuh yang signifikan.

Beautynesia mencatat telur dadar berpotensi menyerap lebih banyak minyak daripada telur ceplok. Risiko penambahan kalori semakin besar bila telur dadar dipadukan dengan bahan berlemak atau tinggi natrium.

Pertimbangan utama bukan hanya memilih bentuk olahan telur. Pengendalian minyak dan pemilihan bahan pelengkap seperti sayuran dapat membantu kedua menu tetap menjadi bagian dari pola makan sehat.

Baca Juga