Kediri Bertemu Batik Marun, Pilihan Busana Raffi dan Nagita di Istana Negara

Pakaian adat Kediri yang dikenakan Raffi Ahmad bertemu kebaya merah dan batik marun pilihan Nagita Slavina dalam peringatan HUT ke-81 RI. Dua karakter busana itu menciptakan tampilan yang berbeda, tetapi tetap serasi untuk upacara di Istana Negara.

Raffi dan Nagita tidak mengenakan rancangan dengan model yang sama untuk terlihat kompak. Mereka justru menampilkan identitas tradisional masing-masing melalui pilihan warna, potongan, dan aksesori yang saling melengkapi.

Raffi hadir dengan pakaian adat khas Kediri karya desainer Mel Ahyar. Rancangan tersebut dipadukan dengan celana hitam serta penutup kepala yang memiliki warna senada dengan atasannya.

Warna gelap pada celana dan penutup kepala memberi kesan tegas pada tampilan Raffi. CNBC Indonesia juga menyebut busana itu memiliki aksen khas daerah yang menguatkan karakter pakaian adat Kediri.

Penampilan tersebut tetap mencerminkan nuansa formal yang dibutuhkan dalam agenda kenegaraan. Raffi menghadiri upacara itu sebagai Utusan Khusus Presiden.

Busana Berbeda, Kesan yang Tetap Padu

TokohBusana yang DikenakanUnsur Penunjang
Raffi AhmadPakaian adat khas Kediri karya Mel AhyarCelana hitam dan penutup kepala senada
Nagita SlavinaKebaya merah karya Studio BohKain batik marun, sanggul klasik, kalung mutiara

Nagita memilih kebaya merah karya Studio Boh sebagai fokus penampilannya. Warna kebaya itu disatukan dengan kain batik bernuansa marun yang menghadirkan gradasi warna hangat.

Ia menambahkan sanggul klasik untuk mempertegas elemen tradisional pada gaya yang dipilihnya. Kalung mutiara kemudian memberikan aksen elegan tanpa membuat kebaya merah kehilangan perhatian.

Susunan kebaya, batik, sanggul, dan mutiara membangun penampilan Nagita yang formal sekaligus anggun. Elemen-elemen tersebut juga menunjukkan bahwa aksesori dapat melengkapi busana tradisional tanpa mendominasi keseluruhan tampilan.

Ragam Tradisi di Perayaan Kemerdekaan

Kehadiran pasangan ini menampilkan dua jalur berbeda dalam mengenakan Busana Adat Nusantara di acara resmi. Raffi membawa identitas daerah melalui pakaian Kediri, sedangkan Nagita mengandalkan perpaduan kebaya dan batik.

Keselarasan mereka hadir dari keseimbangan karakter, bukan dari kesamaan desain. Warna merah dan marun pada Nagita berpadu dengan tampilan Raffi yang lebih tegas melalui dominasi unsur gelap pada pelengkap busananya.

Busana adat yang dikenakan keduanya turut memperlihatkan keberagaman gaya berpakaian Indonesia dalam perayaan kemerdekaan. Pilihan tersebut menempatkan tradisi sebagai bagian yang tetap relevan dalam suasana kenegaraan.

Dari aksen khas Kediri hingga penggunaan batik dan sanggul klasik, tiap detail membawa rujukan budaya yang berbeda. Penampilan Raffi dan Nagita di Istana Negara pun menjadi gambaran pertemuan ragam tradisi dalam satu momen HUT ke-81 RI.

Baca Juga