Konsistensi Jadi Ujian Zayn Neymar Setelah Menaklukkan Dua Ronde Mandalika

Kemenangan pada Ronde 3 dan Ronde 4 di Mandalika memberi Zayn Neymar modal berharga dalam perebutan gelar musim 2026. Ujian terbesarnya kini bukan lagi membuktikan kecepatan, melainkan menjaga konsistensi hingga putaran terakhir.

Pembalap berusia 14 tahun itu membidik gelar Juara Nasional ITCR 1500 Non-Seeded. Peluang tersebut masih bergantung pada kemampuannya mengumpulkan poin dan menghindari kesalahan pada seri-seri berikutnya.

Modal Kuat dari Lombok

Zayn tampil dengan Honda City Hatchback pada dua ronde terakhir Mandalika Festival of Speed 2026. Ia berhasil merebut podium tertinggi di tengah persaingan ketat kelas ITCR 1500 Non-Seeded.

Hasil itu memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat juara musim ini. Namun, dua kemenangan di Mandalika belum cukup untuk menentukan hasil akhir karena persaingan poin masih berlangsung.

sport.detik.com mencatat pencapaian di Mandalika menjadi tambahan penting bagi perjalanan Zayn. Ia harus mempertahankan ritme tersebut ketika kompetisi memasuki putaran lanjutan.

Target yang Tidak Bergeser

Zayn menyebut dirinya bersyukur atas hasil yang didapat pada dua ronde tersebut. Ia menegaskan ambisi untuk menjaga performa demi mewujudkan target menjadi juara nasional.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan hasil yang baik di Round 3 dan Round 4. Terima kasih untuk Honda Racing Indonesia, tim, keluarga, dan semua yang selalu mendukung saya,” ujar Zayn dalam keterangannya.

Ia berharap hasil positif di Mandalika dapat terus berlanjut sampai akhir musim. “Semoga saya bisa terus konsisten sampai akhir musim dan mewujudkan target menjadi Juara Nasional,” katanya.

Masukan untuk Perkembangan Pembalap Muda

Zayn menjalani musim ini sebagai pembalap binaan Honda Racing Indonesia. Dukungan tim menjadi bagian dari upayanya meningkatkan kemampuan dalam menghadapi kompetisi nasional.

Selain dukungan tim, ia menyoroti peran Avila Bahar yang menjadi lead di HRI Management. Menurut Zayn, masukan tersebut turut membantu proses pengembangan dirinya.

“Masukan dari Avila (Bahar) yang menjadi lead di HRI Management, turut memberikan pengembangan diri saya, semoga saya bisa meraih gelar Juara Nasional Non-Seeded ITCR 1500 tahun ini,” tambah Zayn.

Perjalanan menuju gelar masih menyisakan tuntutan besar bagi Zayn pada setiap seri. Podium tertinggi di Mandalika telah menunjukkan daya saingnya, sementara konsistensi akan menentukan apakah target nasional itu dapat diwujudkan.

Baca Juga