Tak Ada Firasat Sebelum Temon Wafat, Abdel Kini Menemukan Penguat dalam Tawa

Abdel Achrian mengaku tidak menerima firasat maupun pesan khusus sebelum Temon meninggal dunia. Kabar duka itu terasa mengejutkan karena ia tidak berada di lokasi saat sahabatnya mengembuskan napas terakhir.

“Firasat-firasat sama Temon enggak ada, karena gue juga kan enggak ada di situ pada saat Temon dipanggil Tuhan,” kata Abdel. Ia menegaskan tidak ada titipan ataupun tanda yang mengarah pada kepergian Temon.

Menurut laporan Suara.com, komedian Temon meninggal dunia pada 12 Juli 2026 akibat serangan jantung. Kepergian mendadak itu meninggalkan duka bagi Abdel yang telah lama bersahabat dengannya.

Tawa Menjadi Cara Mengingat Sahabat

Hampir sepekan setelah Temon wafat, Abdel mulai menemukan kekuatan dari kenangan lucu mereka. Ingatan yang sebelumnya menimbulkan sesak perlahan dapat ia lihat kembali dengan tawa.

Perubahan perasaan itu tidak berarti rasa kehilangan hilang sepenuhnya. Abdel mengatakan dirinya telah berusaha ikhlas sejak awal, tetapi berbagai momen bersama Temon masih terus muncul dalam ingatan.

“Kalau ikhlas mah udah ikhlas ya dari awal juga, cuma memang sekarang lagi suasana apa ya, dibilang sedih banget enggak, cuma kenangan-kenangan, lucu-lucunya kenangan sama Temon,” ujar Abdel. Keterangan itu disampaikannya di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Pada hari-hari awal, Abdel merasakan sesak ketika memikirkan sahabatnya tersebut. Kini, ia mulai mampu mengingat kejadian-kejadian lama tanpa tenggelam dalam kesedihan yang sama.

“Kalau kemarin-kemarin masih suka sesek gitu kalau ingat-ingat, sekarang udah lebih… udah lebih bisa ngetawain kejadian-kejadian waktu-waktu lalu lah,” tuturnya. Bagi Abdel, sisi humor Temon menjadi bagian yang paling kuat tersimpan dalam ingatannya.

Semua Momen Dianggap Berkesan

Abdel tidak dapat memilih satu kenangan paling berkesan dengan Temon. Ia menilai hampir semua kebersamaan mereka diwarnai kelucuan dari sosok almarhum.

“Kayaknya semua ya, semua kenangan bareng Temon itu lucu terus. Dia memang lucu terus, jadi ya inget-ingetnya semua aja lah,” kata Abdel. Kenangan semacam itu kini menjadi pengobat rindu di tengah masa berkabung.

Persahabatan keduanya telah berlangsung sejak masa merintis pekerjaan. Kedekatan itu lalu berkembang melampaui hubungan profesional di dunia hiburan.

Abdel dan Temon disebut kerap bertemu berdua, baik untuk pekerjaan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karena itulah, Abdel memandang semua fase hubungan mereka sebagai bagian penting dari perjalanan hidupnya.

“Kalau ditanya yang berkesan kayaknya semua kenangan sama Temon tuh berkesan ya, karena memang kami awal-awal juga rintis kerjaan ini bareng, terus pertemanan juga bukan cuma di kerjaan, pertemanan sehari-hari juga,” ucapnya. Banyaknya pengalaman bersama membuat ingatan mengenai Temon hadir dalam berbagai situasi.

Belum Berziarah karena Kesibukan Syuting

Abdel belum sempat mengunjungi makam Temon setelah kembali ke Jakarta. Kesibukan syuting membuatnya belum dapat berziarah secara langsung.

Meski belum datang ke makam, ia tetap menjaga komunikasi dengan keluarga Temon. Abdel menyatakan keyakinannya bahwa anak-anak almarhum mampu menghadapi masa sulit tersebut.

“Anak-anaknya Temon sudah gede. Gue yakin juga mereka bisa ngejalanin ini sendiri, mereka kuat, pada ikhlas,” katanya. Di tengah duka yang datang tanpa firasat, Abdel memilih merawat kenangan tentang Temon melalui tawa dan cerita persahabatan mereka.

Baca Juga