Grandy Prajayakti mengajukan pengunduran diri dari jabatan Direktur PT Rans Entertainment Indonesia Tbk dengan alasan pribadi. Surat permohonan itu diterima perseroan pada 22 Juli 2026.
Keputusan atas permohonan tersebut kini berada di tangan pemegang saham melalui RUPS. Perseroan belum mencantumkan waktu penyelenggaraan rapat untuk membahas agenda perubahan direksi itu.
Pengunduran diri anggota direksi tidak langsung mengubah status jabatan tanpa persetujuan forum pemegang saham. RANS menyatakan prosesnya akan dilakukan sesuai ketentuan regulator dan Anggaran Dasar Perseroan.
Aturan yang dirujuk mencakup POJK Nomor 33/POJK.04/2014 mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Perseroan juga menggunakan POJK Nomor 15/POJK.04/2020 tentang rencana dan penyelenggaraan RUPS perusahaan terbuka.
Tidak Ada Dampak Material Menurut Perseroan
Manajemen RANS menegaskan pengunduran diri tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional. Perseroan juga menyebut kondisi hukum, keuangan, serta kelangsungan usaha tetap tidak terdampak secara material.
Pernyataan itu disampaikan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia pada 24 Juli 2026. Dalam dokumen tersebut, manajemen menulis bahwa surat pengunduran diri Grandy diterima pada 22 Juli 2026.
“Pada 22 Juli 2026, Perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti sebagai Direktur Perseroan,” demikian keterangan manajemen. Surat itu menyebut alasan pribadi sebagai dasar pengunduran diri.
Perubahan Direksi Datang Setelah IPO
Agenda RUPS ini muncul tidak lama setelah RANS menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia. Saham perseroan tercatat perdana pada 10 Juli 2026 setelah melalui proses IPO.
RANS menawarkan 2,525 miliar saham baru dalam aksi korporasi tersebut. Jumlahnya setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp170 per saham. Perseroan berpotensi meraih dana sekitar Rp429,25 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.
| Tanggal | Tahap IPO dan Korporasi | Keterangan |
|---|---|---|
| 23-25 Juni 2026 | Book building | Masa penawaran awal |
| 2-8 Juli 2026 | Penawaran umum | Penawaran saham kepada publik |
| 10 Juli 2026 | Pencatatan perdana | RANS melantai di BEI |
| 22 Juli 2026 | Surat pengunduran diri | Diterima dari Grandy Prajayakti |
Sebelum menjadi perusahaan terbuka, RANS melakukan perubahan nama perseroan dan mengubah statusnya menjadi perusahaan terbuka. Perusahaan juga melaksanakan stock split dengan menurunkan nilai nominal saham dari Rp50 menjadi Rp10 per saham.
Perhatian investor selanjutnya tertuju pada penyelenggaraan RUPS dan keputusan pemegang saham atas permohonan tersebut. Selama proses itu berlangsung, perseroan menyatakan aktivitas usaha tetap berjalan tanpa dampak material.






